Rabu 16 Jun 2021 11:57 WIB

Sekuel Film The Lego Batman Dibatalkan

Hak atas waralaba Lego ditransfer dari Warner Bros ke Universal Pictures.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Film The Lego Batman.
Foto: Warner Bros
Film The Lego Batman.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Sutradara The Lego Batman Movie, Chris McKay, mengungkapkan telah membatalkan sekuel film yang ditulis oleh Dan Harmon (co-creator Rick & Morty) dan Michael Waldron (kepala penulis serial "Loki"). Padahal, menurut Mckay, Harmon dan Waldron telah menyelesaikan draft pertama untuk sekuel.

Sekuel tersebut semula akan membuat Will Arnett dan Michael Cera mengulangi peran mereka sebagai Lego Batman dan Robin, serta Zach Galifianakis sebagai Joker. Namun, hak atas waralaba Lego ditransfer dari Warner Bros ke Universal Pictures sehingga proyek naskah itu secara efektif dibatalkan.

"Harmon dan Waldron telah membuat draft pertama dengan sangat epik, baik dari sudut pandang aksi maupun cerita," kata Mckay.

Cerita yang disiapkan yaitu tentang hubungan Batman dengan Justice League saat ini dan perjuangan yang mereka lalui. Naskah itu juga menampilkan hubungan Batman dan Superman, serta hubungan Batman dengan banyak anggota Justice League lainnya. "Ada bagian yang sangat bagus untuk Robin," tambah Mckay seperti dilansir di CBR, Rabu (16/6).

Meski demikian, McKay berharap pihak studio akan menawarkan cara lain kepadanya untuk merealisasikan sekuel film The Lego Batman Movie. Sebab menurutnya itu akan sangat menyenangkan.

Dirilis pada Februari 2017, The Lego Batman Movie berfokus pada karakter DC Comics yaitu Batman, saat mencoba untuk mengatasi ketakutan terbesar untuk menghentikan rencana terbaru Joker. Pengisi suara untuk film ini antara lain Will Arnett, Zach Galifianakis, Michael Cera, Rosario Dawson, dan Ralph Fiennes. Film ini diputar perdana di Dublin Irlandia pada Januari 2017, dan dirilis pada 10 Februari 2017 di Amerika Serikat.

Secara internasional film ini dirilis dalam format 3D, RealD 3D, Dolby Cinema, dan IMAX 3d. Film ini juga berhasil menerima ulasan positif dan telah mendapat pendapatan 312 juta dolar AS di seluruh dunia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement