Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Berbagai Penyebab Nyeri Payudara Pada Pria

Selasa 15 Jun 2021 20:35 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Nora Azizah

Pria memiliki jaringan payudara, meskipun tidak begitu menonjol seperti wanita.

Pria memiliki jaringan payudara, meskipun tidak begitu menonjol seperti wanita.

Foto: Pxfuel
Pria memiliki jaringan payudara, meskipun tidak begitu menonjol seperti wanita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pria memiliki jaringan payudara, meskipun tidak begitu menonjol seperti wanita dan tidak menghasilkan susu. Namun, mereka juga bisa mengalami rasa sakit di bagian payudara. 

Ada berbagai penyebab nyeri pada payudara pria, dari masalah kecil yang bisa hilang dengan sendirinya hingga penyakit lebih serius dan memerlukan diagnosis serta pengobatan. Salah satu penyebab umum rasa sakit di area tersebut sebenarnya bukan karena jaringan payudara itu sendiri, tetapi karena otot dada, pektoralis mayor dan pektoralis minor atau karena tendon, menurut laman Healthline.

Baca Juga

Angkat berat, seperti bench press, yang memerlukan penggunaan otot-otot juga dapat menyebabkan nyeri dada dan kelemahan, seperti ketegangan atau robekan pada tendon.

“Istirahat yang diterapkan pada area tersebut akan meredakan ketidaknyamanan,” tulis laporan Health Digest, dilansir Senin (15/6).

Penyebab lain dari nyeri payudara adalah puting pelari. Ini akan menjadi jelas karena puting itu sendiri teriritasi, mungkin berdarah, dan karena bergesekan dengan kain saat berlari, menurut VeryWell Health.

Untuk merawat puting pelari, oleskan petroleum jelly dan tutup dengan kain kasa. Cobalah untuk mengambil libur bekerja satu atau dua hari dari berlari untuk memberi waktu pada puting agar untuk sembuh. Berikut beberapa penyebab yang bisa menimbulkan nyeri payudara pada pria.

 

Cedera atau masalah jaringan 

Seperti pada wanita, jaringan payudara pria merespons hormon. Ketika ada ketidakseimbangan antara hormon estrogen wanita dan hormon testosteron pria, jaringan payudara dapat tumbuh berlebihan pada pria, menyebabkan pembengkakan dan nyeri.

Disebut ginekomastia, dapat terjadi pada pria dari segala usia. Ada banyak alasan mengapa ketidakseimbangan hormon dapat terjadi sejak awal, termasuk kanker testis; penyakit hati, ginjal, atau adrenal; obat-obatan tertentu, penuaan atau obesitas; dan hipertiroidisme. Kadang-kadang penyebabnya tidak pernah ditemukan dan gejalanya mereda dengan sendirinya, tetapi jika rasa sakit dan bengkak terus berlanjut, sebaiknya periksa ke dokter.

Ada kasus lain yang mungkin memerlukan kunjungan ke dokter. Cedera pada dada saat kecelakaan mobil atau saat berolahraga dapat mengakibatkan kematian pada jaringan payudara, yang disebut nekrosis lemak payudara. Hal ini dapat membuat benjolan dan menyebabkan nyeri payudara, serta kemerahan dan lesung pipit pada kulit di atas payudara. 

 

Masalah payudara

Sebuah benjolan berisi cairan yang bisa menyakitkan, tidak biasa tetapi mungkin terjadi pada pria. Fibroadenoma, kejadian langka pada pria, mungkin terasa seperti kelereng di payudara dan bisa lunak. Mastitis, peradangan payudara jinak, sangat jarang terjadi pada pria, tetapi dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada jaringan payudara. Pemeriksaan fisik, ditambah biopsi, ultrasound, mammogram, atau CT scan, diperlukan untuk diagnosis yang akurat dari kondisi ini.

 

Penyebab lain 

Meskipun jarang terjadi pada pria (menyumbang antara 0,5 persen dan 1 persen dari semua kasus kanker payudara, menurut VeryWell Health), namun kanker payudara dapat terjadi. Rasa sakit biasanya bukan salah satu gejala pertamanya. 

Tanda-tanda kanker payudara yang lebih umum pada pria sama seperti pada wanita seperti benjolan atau pembengkakan, lesung pipit atau kerutan pada kulit di atas payudara, kulit bersisik pada payudara, retraksi atau keluarnya puting susu, dan pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA