Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

8 Manfaat Sehat dengan Berhenti Minum Kopi

Selasa 15 Jun 2021 13:33 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Nora Azizah

Tidak minum kopi juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan.

Tidak minum kopi juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan.

Foto: Pixabay
Tidak minum kopi juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi banyak orang, minum secangkir kopi sama pentingnya dengan rutinitas pagi seperti menyikat gigi. Namun, tidak minum kopi juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan. Berikut penjelasannya dilansir dari eat this, Selasa (15/6).

 

Baca Juga

 

1. Kecemasan bisa berkurang

Jika kita bergumul dengan kecemasan, mengurangi kafein mungkin bermanfaat bagi kesehatan mental. “Kafein dalam kopi bisa memperburuk kecemasan jika dikonsumsi secara teratur," kata ahli diet residen di Sovereign Laboratories, Alicia Galvin.

 

2. Refluks asam mungkin membaik

Jika kita termasuk yang mengalami gejala refluks asam atau gejala asam lambung tinggi, melepaskan kopi harian bisa memberikan manfaat. Kopi dikenal bisa mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, yang merupakan pita otot antara perut bagian atas dan esofagus bagian bawah.

"Ketika ini terjadi, asam bisa naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan mulas dan rasa terbakar. Jadi menghentikan kopi bisa membantu meredakan gejala refluks," kata Galvin.

 

3. Gejala alergi akan berkurang

Alergi musiman bisa menjadi rasa sakit yang besar, dan mengonsumsi antihistamin yang membuat kita merasa mengantuk tidak lebih baik. Untungnya, ada cara lain yang mungkin untuk mengurangi gejala alergi, yakni mengurangi kopi.

 

4. Tidur bisa lebih nyenyak

Kopi bisa memberi banyak energi, jadi masuk akal jika kopi membuat kita terjaga cukup lama. Untungnya, jika kita kesulitan tidur, berhenti minum kopi adalah solusinya. Kafein di dalam kopi bisa memiliki efek mengganggu tidur hingga enam jam setelah diminum.

"Kopi bisa berdampak negatif pada tidur karena kafein memblokir adenosin (bahan kimia peningkat tidur di otak), dan dapat mengganggu ritme sirkadian karena kurangnya penumpukan adenosin sepanjang hari," kata konsultan nutrisi untuk Freshbit, Lauren Minchen, yang mencatat bahwa 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA