Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Presiden Brasil Minta Pfizer Percepat Pengiriman Vaksin

Selasa 15 Jun 2021 12:10 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

 Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Foto: AP/Eraldo Peres
Hampir setengah juta orang Brasil telah meninggal karena Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BRASILIA -- Presiden Brasil Jair Bolsonaro pada Senin (14/6) meminta Pfizer untuk mempercepat pengiriman vaksin Covid-19 dari yang direncanakan. Hal itu bertujuan untuk mempercepat program inokulasi nasional yang lambat.

Permintaan itu merupakan perubahan haluan bagi Bolsonaro yang tahun lalu mengabaikan tawaran vaksin dari Pfizer. Bolsonaro, kepala staf dan menteri kesehatan dan luar negeri, mengadakan panggilan konferensi dengan Kepala Eksekutif Pfizer Brasil Marta Diez dan Kepala Eksekutif Pfizer Amerika Latin Carlos Murillo.

Baca Juga

Seorang pejabat pemerintah mengatakan, Bolsonaro bertanya kepada para eksekutif Pfizer apakah pengiriman untuk akhir tahun ini dapat dimajukan menjadi Juni. Namun, hingga berita ini diturunkan Pfizer Brasil menolak memberikan komentar atas pertemuan tersebut.

Hampir setengah juta orang Brasil telah meninggal karena Covid-19. Sejauh ini hanya 10,3 persen dari 210 juta penduduk Brasil yang menerima dosis vaksin pertama. Sementara, hanya 25 persen penduduk yang telah mendapatkan vaksinasi kedua. 

Bolsonaro sedang menghadapi penyelidikan oleh komisi Senat atas penundaan rencana vaksinasi. Komisi mendengar kesaksian bahwa pemerintah tidak pernah membalas surat penawaran vaksin dari Pfizer tahun lalu.

Brasil menandatangani kesepakatan dengan Pfizer pada Maret untuk membeli 100 juta dosis. Dosis pertama tiba pada akhir April. Kemudian kontrak kedua pada Mei akan mendatangkan tambahan 100 juta dosis yang akan dikirim pada kuartal keempat. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA