Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Upaya Pemerintah Pastikan Alat Tes Covid 19 Mencukupi

Selasa 15 Jun 2021 08:25 WIB

Red: Natalia Endah Hapsari

Warga menjalani tes Covid-19 dengan swab antigen massal (ilustrasi)

Warga menjalani tes Covid-19 dengan swab antigen massal (ilustrasi)

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Kerja sama tersebut penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Pemerintah terus berusaha meningkatkan jumlah testing (pemeriksaan) dan tracing (penelusuran) kasus Covid 19 dalam masyarakat. Untuk memenuhi target tersebut, dibutuhkan alat tes usap antigen dalam jumlah cukup dan dapat dipercaya guna mendukung pelayanan publik sehari-hari.

Agar memperoleh jaminan itu, PT Kimia Farma Diagnostika(KFD) menjalin kerja sama dengan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Senin (14/6).

Plt Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Agus Chandra mengatakan kerja sama tersebut penting untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemulihan perekonomian nasional. 

“KFD harus menjalankan penugasan dari shareholder dalam kegiatan tes usap antigen. Kerja sama dengan Itama Ranoraya merupakan salah satu usaha untuk menjamin kegiatan tersebut. IRRA kami harapkan dapat berkomitmen dan memberikan pelayanan terbaik untuk KFD dan publik,” ujarnya saat penandatangan MoU KFD dan IRRA dalam siaran pers, Selasa (15/6).

photo
MOU --- Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Kimia Farma Diagnostika dan PT Itama Ranoraya di Jakarta, Senin (14/6). Dari kiri ke kanan: Abdul Azis - Plt Direktur PT Kimia Farma Diagnostika; Nurcahyo Waluyo Wibowo - Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek; Heru Firdausi Syarif - Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk.; Agus Chandra - Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, dan Teguh Purwanto - Direktur Utama PT. Alere Health (Abbott). - (Dokumentasi KFD)
 
 
Dalam kesempatan serupa, Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk., Heru Firdausi Syarif mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu pemerintah melalui KFD dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia melalui penyediaan peralatan alat tes cepat antigen yang dapat dipercaya. “Kami siap menghadirkan peralatan yang telah mendapat surat izin edar Kementerian Kesehatan. Alat tes Panbio dari Abbott akan kami jamin keandalan sesuai dengan standar pembuatnya,” ujar Heru. 

PT Kimia Farma Diagnostika merupakan anak usaha PT Kimia Farma Apotek kini memiliki 422 klinik dan 73 laboratorium klinik yang memberikan layanan kesehatan terintegrasi meliputi layanan klinik kesehatan dan laboratorium klinik di seluruh Indonesia. Klinik-klinik tersebut juga memberi pelayanan pengujian Covid-19 dengan alat tes antigen. 

KFD juga menjalankan layanan kesehatan antara lain kegiatan vaksinasi, pengujian PCR, dan layanan kesehatan lainnya.

Sedangkan PT Itama Ranoraya Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran dan perdagangan alat-alat kesehatan, alat laboratorium, farmasi dan kedokteran. Salah satu produknya adalah alat tes Panbio COVID-19 Ag buatan Abbott, sebuah perusahaan layanan kesehatan asal Amerika Serikat. 

sumber : siaran pers
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA