Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

India akan Kembali Buka Taj Mahal untuk Pengunjung

Selasa 15 Jun 2021 07:50 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Nur Aini

Taj Mahal India

Taj Mahal India

Foto: EPA
Taj Mahal ditutup selama dua bulan, kedua kali selama pandemi Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Taj Mahal India akan dibuka kembali untuk pengunjung pada Rabu (16/6), setelah lebih dari dua bulan ditutup sebagai bagian dari tindakan pengendalian virus corona. Itu adalah kedua kalinya Situs Warisan Dunia UNESCO ditutup selama pandemi Covid-19.

Survei Arkeologi India, yang mengurus situs itu, mengatakan pengunjung tidak akan diizinkan menyentuh bagian mana pun dari bangunan dan menjaga jarak sosial dan tindakan lain akan diberlakukan.

Baca Juga

"Pengunjung harus menginjak alas seperti spons yang akan bertindak sebagai pembersih sepatu," kata seorang pejabat, dilansir dari The National News, Selasa (15/6).

Taj Mahal merupakan monumen cinta Kaisar Mughal Shah Jahan untuk istrinya, Mumtaz Mahal. Monumen terkenal itu ditutup ketika pandemi pertama kali melanda India tahun lalu, tetapi dibuka kembali pada September setelah penurunan kasus virus mematikan.

Makam marmer itu juga salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru. Membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk dibangun, akhirnya dibuka pada 1653.

Taj Mahal terletak di negara bagian utara Uttar Pradesh, yang dilanda gelombang kedua India. Tetapi tindakan karantina dan peningkatan program vaksinasi telah menyebabkan penurunan infeksi baru yang signifikan.

Pada Ahad (13/6), wilayah tersebut mencatat 468 kasus baru, dibandingkan dengan puncak infeksi harian lebih dari 36 ribu pada bulan April. Penutupan Taj Mahal selama lebih dari 200 hari dalam waktu satu tahun, telah menghancurkan bisnis India yang bergantung pada kedatangan turis.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA