Ini Pernyataan Pertama Eriksen Usai Pingsan di Lapangan

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Paramedis menggunakan tandu untuk mengeluarkan Christian Eriksen dari lapangan setelah ia pingsan saat pertandingan grup B kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6).
Paramedis menggunakan tandu untuk mengeluarkan Christian Eriksen dari lapangan setelah ia pingsan saat pertandingan grup B kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Denmark dan Finlandia di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (12/6). Foto: Friedemann Vogel/Pool via AP
Jantungnya sempat terhenti sebelum Eriksen diberikan pertolongan medis

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN -- Gelandang Denmark Christian Eriksen merilis pernyataan pertamanya sejak serangan jantung menyerang di lapangan ketika Denmark melawan Finlandia dalam pertandingan pembukan penyisihan grup B Piala Eropa, Sabtu (12/6).

Ia koleps ketika hendak menerima lemparan ke dalam rekannya. Jantungnya sempat terhenti sebelum pemain milik Inter Milan itu diberikan pertolongan dengan teknis Cardiopulmonary Resuscitation (CPR).

Ia akhirnya sadar kembali dan ditandu keluar lapangan lalu dibawa ke rumah sakit terdekat.
Peristiwa tersebut membuat semua orang yang menyaksikan Eriksen koleps syok.

Para pemain terlihat meneteskan air mata begitu juga dengan penonton yang hadir di stadion. Ucapan simpati pun mengalir dari berbagai pihak termasuk para peserta Piala Eropa.

Dalam pernyataan pertamanya yang disampaikan melalui pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, ia menyampaikan terima kasih kepada semua orang atas kepedulian yang diberikan kepadanya.

"Terima kasih, saya tidak akan menyerah. Saya merasa lebih baik sekarang - tetapi saya ingin memahami apa yang terjadi. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk saya,” kata Eriksen, dilansir dari tribalfootball, Senin (14/6).

Pemain 29 tahun tersebut kini masih dirawat di rumah sakit untuk pemulihan hingga kondisi stabil. Eriksen dilaporkan tak memiliki riwayat penyakit jantung selama bermain di Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur. Hal tersebut disampaikan mantan Kardiolog Eriksen, Dr. Sanjay Sharma dari University of London St. George.

Terkait


Pelatih kepala Prancis Didier Deschamps

Lawan Hungaria, Prancis Incar Tiket ke Babak 16 Besar

Pelatih kepala Jerman Joachim Loew

Pelatih Jerman: Ronaldo Bukan Satu-satunya Ancaman Portugal

Logo EURO 2020 (ilustrasi)

Kasus Covid Melonjak, Moskow Tutup Zona Fans Euro 2020

Pelatih kepala Portugal Fernando Santos

Fernando Santos: Portugal Bukan Hanya Cristiano Ronaldo

Reaksi manajer Inggris Gareth Southgate pada pertandingan grup D kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Inggris dan Skotlandia di stadion Wembley di London, Sabtu (19/6) dini hari WIB.

Skotlandia Tahan Inggris, Southgate: Sungguh Buat Frustasi

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image