Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Maurizio Sarri Pernah Marah Besar Terhadap Kepa, Tapi...

Senin 14 Jun 2021 19:59 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Muhammad Akbar

Ekspresi pelatih Juventus, Maurizio Sarri saat Juventus ditahan imbang Sassuolo 3-3.

Ekspresi pelatih Juventus, Maurizio Sarri saat Juventus ditahan imbang Sassuolo 3-3.

Foto: EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Sarri tertarik untuk mengontrak Kepa dengan status pinjaman

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pelatih Maurizio Sarri telah memberikan keputusannya tentang kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga karena kiper tersebut dikaitkan dengan reuni dengan manajer lamanya.

Surat kabar Italia Repubblica melaporkan bahwa Sarri tertarik untuk mengontrak kiper pilihan kedua the Blues itu dengan status pinjaman. Kepindahan ini kabarnya akan membuat mereka membayar setengah dari gajinya. Ini akan jadi reuni kejutan dengan Sarri, yang pernah menangani The Blues selama satu musim di 2018/19.

Alasan mengapa ini agak mengejutkan adalah karena pertikaian terkenal yang dilakukan pasangan ini di babak penutupan final Piala Carabao 2019 melawan Manchester City.

Kepa, yang saat itu mengalami kram, menolak meninggalkan lapangan untuk digantikan oleh Willy Caballero hanya beberapa menit sebelum Chelsea kalah dari City melalui adu penalti.

Pemain Spanyol berusia 26 tahun itu kemudian didenda upah sepekan oleh klub atas insiden tersebut, yang pada saat itu membuat Sarri benar-benar marah di pinggir lapangan.

Berbicara setelah pertandingan, Sarri mengeluarkan vonisnya atas insiden tersebut dan mengancam akan menghukum kiper The Blues untuk pertandingan berikutnya ketika melawan Tottenham.

Itu dia lakukan, dengan Cabellero menjadi starter untuk Chelsea dalam kemenangan 2-0 melawan Spurs pada 27 Februari 2019.

“Saya tidak tahu. Mungkin ya.  Mungkin tidak. Saya pikir dia cocok. Itu akan menjadi keputusan untuk [kebaikan] grup. Untuk pemain lain, semua pemain," kata pelatih asal Italia itu.

“Saya harus memutuskan untuk grup saya. Saya ingin mengirim pesan: pesannya bisa jadi Kepa ada di lapangan, atau Kepa di luar lapangan. Saya harus memutuskan mana yang lebih baik,” lanjut Sarri.

“Dia harus [siap bermain jika diperlukan].  Dia membuat kesalahan. Kesalahan besar. Ada beberapa konsekuensinya. Jika konsekuensinya adalah bermain, dia harus siap bermain. Jika konsekuensinya adalah bangku cadangan, dia harus siap untuk pergi ke bangku cadangan,” tegas Sarri.

Kepa masih memiliki empat tahun tersisa dalam kontraknya di klub London barat itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA