Selasa 15 Jun 2021 06:05 WIB

Kopi Panas vs Es Kopi, Mana Yang Lebih Banyak Kafeinnya?

Kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi hari banyak orang.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Nora Azizah
Kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi hari banyak orang.
Foto: www.freepik.com
Kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi hari banyak orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi hari banyak orang. Anda mungkin bertanya-tanya, jenis kopi apa yang mengandung kafein paling banyak. Selama Anda tidak mengonsumsi kopi melebihi 400 miligram per hari, itu baik-baik saja. Sebab jika Anda minum kopi melebihi 400 miligram akan menyebabkan masalah kesehatan

Selain harus memperhatikan kadar kopi, Anda juga harus mengatur jenis kopi yang Anda akan minum. Banyak yang berpikir perbedaan suhu tidak akan berdampak pada kadar suhu. Namun, itu salah. Meskipun tidak semua jenis kopi sama takarannya baik panas atau dingin, secara umum kadar kafein berbeda berdasarkan jenisnya. Es kopi lebih sedikit rendah mengandung kafein daripada kopi panas.

Dilansir Health Digest, Senin (14/6), sebuah penelitian yang dipresentasikan pada the American Chemical Society National Meeting tahun 2020, hanya menunjukkan perbedaan minimal dalam kadar kafein antara kopi panas dan es kopi. dengan kopi panas yang keluar sebagai yang teratas. Penyedia Layanan Kesehatan, Christine Beck, mengatakan kepada Bustle kopi panas pada umumnya lebih banyak mengandung kafein. Sebab, air panas memungkinkan lebih banyak kafein untuk diekstraksi dari biji kopi.

Jika Anda lebih suka es kopi dan sangat menginginkan jumlah kafein setinggi mungkin, Anda bisa membuat kopi panas lalu mendinginkannya atau menuangkannya di atas es. Menurut Starbucks, inilah cara mereka membuat es kopi yang menjelaskan mengapa kopi panas dan es kopi mereka tidak berbeda kadar kafeinnya.

Christine Beck mengatakan manfaat tambahan dari metode pembuatan es kopi ini adalah es dapat meningkatkan faktor hidrasi minuman. Terlepas dari itu, perbedaan kafein antara kedua jenis kopi ini minimal. Faktor-faktor seperti kenikmatan harus ditimbang jauh lebih berat dalam keputusan Anda mengenai kopi mana yang akan dikonsumsi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement