Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Vaksianasi Petugas Pelayanan Pelabuhan Dinilai Penting

Ahad 13 Jun 2021 21:22 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi

Petugas berjaga di tangga turun Kapal Doro Londa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kemenhub menggelar vaksinasi Covid-19 secara gratis di Pelabuhan Tanjung Priok.

Petugas berjaga di tangga turun Kapal Doro Londa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kemenhub menggelar vaksinasi Covid-19 secara gratis di Pelabuhan Tanjung Priok.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Interaksi pelaku transportasi  pelabuhan dengan masyarakat sangat tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan program vaksinasi Covid-19 secara gratis kepada para petugas pelayanan transportasi publik termasuk para pelaut. Vaksinasi bertempat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta mulai 10 Juni sampai 18 Juni 2021.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Wisnu Handoko menekankan pentingnya vaksinasi dalam mendukung kegiatan pelayanan kepelabuhanan dan transportasi laut. Baik logistik maupun penumpang, guna memberikan perlindungan dari risiko penyebaran Covid-19.

Adapun kegiatan vaksinasi ini diprioritaskan kepada para pelaut, tenaga kerja bongkar muat (TKBM), supir truk, penumpang kapal, pekerja pelabuhan, serta masyarakat sekitar pelabuhan Tanjung Priok.

"Bagi para pimpinan perusahaan, operator terminal, trucking dan pelayaran supaya memastikan karyawannya telah mendaftar untuk mengikuti vaksinasi massal Covid-19 ini," kata Wisnu usai meninjau proses vaksinansi di Terminal Penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Ahad (13/6).

Vaksinasi ini penting dilakukan agar kepercayaan diri para pelayan publik transportasi semakin meningkat dalam melaksanakan tugasnya. Dengan begitu,  kegiatan pelayanan transportasi baik penumpang maupun logistik tetap dapat berjalan dengan baik.

"Karena para pelaku transportasi khususnya di pelabuhan Tanjung Priok memiliki interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi dengan masyarakat," kata Wisnu.

Selama menunggu antrean vaksin, Wisnu mengajak semua yang terlibat tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M. Yakni, menjaga jarak saat duduk menunggu antrean, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Adapun lokasi dan ruang tunggu disiapkan dengan mempertimbangkan akan hadir kurang lebih 1.500 orang per harinya. Lokasi juga selalu dijaga petugas pengamanan bersama.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi ini," kata Wisnu.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA