Ahad 13 Jun 2021 20:26 WIB

Pelita Jaya Bakrie Buka Opsi Datangkan Pelatih Asing

Pelita Jaya baru memberhentikan pelatih Ocky Tamtelahitu selepas final IBL 2021.

Manajemen Pelita Jaya Bakrie memberhentikan Ocky Tamtelahitu dari jabatan pelatih setelah gagal menjadi juara IBL 2021.
Foto: IBL Indonesia
Manajemen Pelita Jaya Bakrie memberhentikan Ocky Tamtelahitu dari jabatan pelatih setelah gagal menjadi juara IBL 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelita Jaya Bakrie membuka peluang mendatangkan pelatih asing untuk mengarungi kompetisi Indonesian Basketball league (IBL) musim depan. IBL musim depan rencananya akan dimulai pada November 2021.

"Peluang pelatih asing ada karena stok pelatih lokal yang bagus juga tidak banyak. Kedua opsi itu akan kami tentukan nanti," kata Direktur Teknik Pelita Jaya Fictor Gideon Roring saat dihubungi pada Ahad (13/6).

Baca Juga

Pelita Jaya mengumumkan telah berpisah dengan pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu atau biasa dikenal dengan Ocky pada Sabtu (12/6). Keputusan diambil setelah Pelita Jaya gagal juara IBL 2021. Namun, menurut Ito, sapaan Fictor Roring, ada sejumlah indikator penilaian lain yang berujung pada pemberhentian tersebut, bukan sekadar hasil final. Setelah memutuskan kerja sama, kata dia, Pelita Jaya bergerak mencari pelatih baru.

"Mungkin sekitar Agustus atau September kami akan umumkan pelatih baru. Sebab musim depan rencananya dimulai November," kata Ito menambahkan.

Ia mengatakan, sampai nanti pelatih kepala baru datang, latihan tim Pelita Jaya tetap berjalan normal seperti biasanya. Sebab, Pelita Jaya juga masih punya banyak pelatih yang bisa mendampingi latihan pemain. "Termasuk saya," kata Ito yang sebelumnya pernah melatih Satria Muda, Garuda Bandung, dan Pelita Jaya.

Menurut Ito, pergantian pelatih lumrah dalam tim. Ia mencontohkan Satria Muda yang berganti-ganti pelatih demi mewujudkan ambisi terus juara.

"Pelita Jaya ingin mencoba menggeser dominasi Satria Muda. Mudah-mudahan dengan pergantian pelatih dan memperkuat pemain, kami bisa mewujudkan itu," kata Ito.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement