Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

IMF: Keputusan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Picu Masalah

Ahad 13 Jun 2021 14:59 WIB

Red: Nur Aini

Keputusan menerima Bitcoin, salah satu asep kripto yang populer, sebagai alat pembayaran yang sah menimbulkan masalah ekonomi makro, keuangan, dan hukum yang memerlukan analisis yang cermat.

Keputusan menerima Bitcoin, salah satu asep kripto yang populer, sebagai alat pembayaran yang sah menimbulkan masalah ekonomi makro, keuangan, dan hukum yang memerlukan analisis yang cermat.

Aset kripto dapat menimbulkan risiko yang besar, kata juru bicara IMF

 

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Keputusan menerima Bitcoin, salah satu asep kripto yang populer, sebagai alat pembayaran yang sah menimbulkan masalah ekonomi makro, keuangan, dan hukum yang memerlukan analisis yang cermat. Hal itu dikatakan juru bicara Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Baca Juga

"Kami mengikuti perkembangan dengan cermat dan akan melanjutkan konsultasi kami dengan pihak berwenang," kata Gerry Rice di Washington, D.C.

"Aset kripto dapat menimbulkan risiko yang signifikan dan langkah-langkah pengaturan yang efektif sangat penting ketika berhadapan dengannya."

Rice mengatakan tim IMF sedang melakukan pertemuan virtual dengan otoritas El Salvador untuk meninjau peraturan yang telah dibuat, lebih priotas dari program kredit potensial, "termasuk kebijakan untuk memperkuat tata kelola ekonomi." Dia menambahkan bahwa tim akan bertemu Presiden El Salvador Nayib Bukele pada Kamis malam.

El Salvador pada Rabu telah menyetujui Bitcoin dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Elsavador menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui dan menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran yang sah di negara itu.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/imf-keputusan-menerima-bitcoin-sebagai-alat-pembayaran-resmi-munculkan-sejumlah-masalah-/2270114
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA