Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

BPBD: Ada Ratusan Warga Terdampak Longsor di Tangsel

Ahad 13 Jun 2021 01:02 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Warga melihat longsoran turap yang menimpa rumah di Perumahan Nerada Estate, Ciputat, Tangerang, Selatan, Sabtu (12/6). Longsor di Perumahan Griya Satwika Telkom itu diakibatkan tanah yang labil serta intensitas hujan yang tinggi hingga membuat dua rumah di Perumahan Nerada Estate rusak dan tiga orang terluka. Republika/Putra M. Akbar

Warga melihat longsoran turap yang menimpa rumah di Perumahan Nerada Estate, Ciputat, Tangerang, Selatan, Sabtu (12/6). Longsor di Perumahan Griya Satwika Telkom itu diakibatkan tanah yang labil serta intensitas hujan yang tinggi hingga membuat dua rumah di Perumahan Nerada Estate rusak dan tiga orang terluka. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
BPBD Tangsel mencatat ada ratusan warga di tiga titik terdampak banjir

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Bencana longsor akibat intensitas hujan yang tinggi terjadi di Kompleks Griya Satwika Telkom, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Akibatnya, banjir menerjang sejumlah titik dan membuat ratusan warga terdampak.

Kepala Seksi Mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Essa Nugraha menjelaskan, bencana longsor yang terjadi pada Jumat (11/6) malam tersebut telah mengakibatkan banjir dengan ketinggian hingga satu meter. BPBD mencatat ada ratusan warga di setidaknya tiga titik yang terdampak akibat musibah tersebut.

Lokasi pertama, Asrama Polisi Udara, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang RT/ RW 03/10. Ketinggian air yang terjadi di wilayah tersebut mencapai sekitar 70 hingga 100 sentimeter (cm). “Dampak kejadian, 76 unit rumah terendam banjir, korban jiwa nihil, kurang lebih 400 jiwa mengungsi,” kata Essa dalam keterangannya, Sabtu (12/6).

Lokasi kedua di Kompleks Nerada RW 10, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Tangsel. Adapun ketinggian air yang terjadi di kawasan tersebut berkisar antara 40 hingga 70 cm. Akibatnya, tiga rumah rusak, kurang lebih 100 KK terendam banjir, sementara dua orang luka ringan.

Lokasi ketiga yakni di Kompleks Pondok Payung Mas RW 12, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Tangsel. Banjir menerjang wilayah tersebut dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Kurang lebih 200 jiwa atau 55 KK di area itu terdampak dan mengungsi, sementara korban jiwa nihil.

“Penyebab atau faktornya karena intensitas hujan yang deras dan luapan air kali dikarenakan tertutup puing longsoran yang dari Perumahan Griya Satwika Telkom,” terang Essa.

Dia menyebut, personil BPBD serta petugas dari berbagai unsur yang terlibat terus berupaya melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak. Adapun kondisi ketinggian air di titik-titik banjir disebut berangsur surut seiring dengan cuaca yang cerah di wilayah Tangsel pada Sabtu (12/6).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA