Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Ditanya Soal Lilibet, Ini Jawaban Kate Middleton

Ahad 13 Jun 2021 01:35 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Nidia Zuraya

(Dari kiri ke kanan) Duchess of Cambridge Kate Middleton, Duchess of Sussex Meghan Markle dan Pangeran Harry.

(Dari kiri ke kanan) Duchess of Cambridge Kate Middleton, Duchess of Sussex Meghan Markle dan Pangeran Harry.

Foto: AP Photo/Frank Augstein
Lilibet, putri dari Meghan Markle dan Pangeran Harry itu lahir pada 4 Juni 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kate Middleton ditanyai oleh para jurnalis mengenai kelahiran anak perempuan Meghan Markle dan Pangeran Harry, Lilibet ‘Lili’ Diana Mountbatten-Windsor. Pertanyaan itu dilontarkan saat dirinya sedang mendampingi Ibu Negara Amerika Serikat, Jill Biden berkunjung ke sebuah TK di London, Inggris dalam rangkaian acara KTT G7, Jumat (11/6).

Dalam kesempatan itu, Kate pun memberikan jawaban dan reaksinya. Istri Pangeran William ini pun mengaku belum bertemu secara langsung maupun virtual dengan keponakannya tersebut.

Baca Juga

“Kami belum bertemu dia. Saya harap itu akan segera terjadi,” kata Kate seperti dikutip dari E-Online, Sabtu (12/6).

Meski demikian, Kate mengirimkan doa yang terbaik bagi Lilibet. Ia pun berharap agar dapat segera menemui keponakannya itu. Adapun putri dari Meghan Markle dan Pangeran Harry itu lahir di Santa Barbara, California pada 4 Juni 2021 dengan berat badan 3,5 kilogram.

“Saya berharap yang terbaik untuknya. Saya tidak sabar untuk bertemu dengannya,” ujar Kate.

Hubungan Pangeran William dan Harry mulai memburuk sejak dua tahun lalu. Bahkan jauh sebelum Harry dan Meghan mengumumkan pengunduran diri mereka dari Kerajaan Inggris pada Januari 2020 lalu.

Sementara itu, Meghan Markle sempat menuding Kate Middleton sebagai penyebab ia menangis menjelang hari pernikahannya dengan Pangeran Harry pada Mei 2018 silam. Hal ini Meghan sampaikan saat diwawancarai Oprah Winfrey.

Meghan pun mengaku sudah memaafkan tindakan Kate. Namun, ia masih merasa diperlakukan tidak adil oleh pers lantaran pernyataan kontradiktif yang menyebut hal itu tidak benar.

Meghan juga mengungkapkan mengenai perasaan yang dikendalikan oleh monarki dan bahkan menuduh seorang bangswan yang tidak disebutkan namanya telah bersikap rasis. Yakni keprihatinan atas warna kulit anak pertama mereka yang belum lahir.

Namun, setelah itu, Pangeran William segera membantah hal tersebut dengan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka bukanlah keluarga rasis.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA