Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

3 Hari Berturut-Turut, DIY Laporkan Kasus Covid di Atas 400

Sabtu 12 Jun 2021 17:49 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Warga menunggu hasil tes Covid-19 menggunakan GeNose C19 di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Jumat (11/6). Setiap hari, sekitar 150 warga memanfaatkan layanan GeNose C19. Namun dibagi menjadi dua waktu pagi dan malam. Tidak ada tarif untuk memanfaatkan layanan ini, cukup hanya infak minimal Rp 20 ribu untuk satu layanan.

Warga menunggu hasil tes Covid-19 menggunakan GeNose C19 di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Jumat (11/6). Setiap hari, sekitar 150 warga memanfaatkan layanan GeNose C19. Namun dibagi menjadi dua waktu pagi dan malam. Tidak ada tarif untuk memanfaatkan layanan ini, cukup hanya infak minimal Rp 20 ribu untuk satu layanan.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Total kasus positif di DIY saat ini sudah menyentuh angka 48.285 kasus

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tiga hari berturut-turut penambahan kasus baru Covid-19 terjadi secara signifikan yakni di atas 400 per harinya. Pada 12 Juni 2021 ini, Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan tambahan 436 kasus baru.  

Tambahan 436 kasus baru ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan terhadap 1.425 spesimen dari 1.421 orang. Sehingga, total kasus positif di DIY saat ini sudah menyentuh angka 48.285 kasus.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, seluruh tambahan kasus baru yang dilaporkan hari ini tersebar di lima kabupaten/kota. Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul menyumbang penambahan tertinggi yakni 178 dan 136 kasus baru.

Disusul, Kabupaten Gunungkidul dengan tambahan 56 kasus baru, Kota Yogyakarta menyumbang 42 kasus baru dan Kabupaten Kulon Progo menyumbang 24 kasus baru."Kasus aktif juga meningkat di DIY yang saat ini tercatat 3.367 kasus," kata Berty, Sabtu (12/6).

Berdasarkan riwayat, Berty menyebut, sebagian besar kasus baru itu merupakan riwayat pelacakan (tracing) kontak kasus positif. Setidaknya, 356 kasus baru merupakan riwayat tracing.

Sedangkan, 59 kasus baru merupakan riwayat periksa mandiri, satu kasus baru dari riwayat skrining karyawan kesehatan dan lima kasus baru memiliki riwayat perjalanan luar daerah. "Riwayat dari 15 kasus baru lainnya masih belum diketahui," ujarnya.

Kesembuhan Covid-19 juga masih terus meningkat, walaupun jumlah kenaikannya tidak sebanyak penambahan kasus baru. Sehingga, menyebabkan persentase kesembuhan menurun yang saat ini tercatat 90,40 persen.

Berty menuturkan, 12 Juni ini dilaporkan tambahan 210 kasus sembuh di DIY. Seluruh kasus sembuh ini juga disumbang oleh lima kabupaten/kota, tertinggi disumbang oleh Bantul sebanyak 95 kasus sembuh.

Disusul Sleman yang menyumbang 44 kasus sembuh, Kota Yogyakarta menyumbang 35 kasus sembuh, Kulon Progo menyumbang 23 kasus sembuh dan Gunungkidul menyumbang 13 kasus sembuh. Secara kumulatif, kesembuhan sudah mencapai angka 43.651 kasus.

Selain itu, kematian Covid-19 juga dilaporkan sebanyak 10 kasus. Kematian Covid-19 ini terdiri dari empat warga Bantul, dua warga Sleman, dua warga Kota Yogyakarta dan dua warga Gunungkidul.

10 kasus meninggal dunia ini, kata Berty, merupakan hasil verifikasi data oleh dinas kesehatan di masing-masing kabupaten/kota. Total kasus meninggal pun di DIY meningkat menjadi 1.267 kasus per 12 Juni ini.

"Untuk persentase kematian saat ini tercatat 2,62 persen," jelas Berty.

Terkait dengan ketersediaan tempat tidur (bed) isolasi di DIY saat ini mencapai 941 bed yang terdiri dari 139 bed untuk penanganan kasus critical dan 802 bed untuk penanganan kasus non critical. Dari total bed yang tersedia, sudah terpakai 557 bed.

"557 bed ini terdiri dari 74 bed critical dan 483 bed non critical," kata Berty.

Sehingga, persentase penggunaan bed isolasi sudah mencapai 59 persen. Penggunaan bed isolasi ini dilaporkan di 27 rumah sakit rujukan se-DIY.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA