Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Saat Generasi Salaf Justru Sembunyikan Sholat Malam Mereka

Sabtu 12 Jun 2021 11:00 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Generasi salaf tak ingin memperlihatkan sholat malam mereka. Shalat tahajud/ilustrasi

Generasi salaf tak ingin memperlihatkan sholat malam mereka. Shalat tahajud/ilustrasi

Generasi salaf tak ingin memperlihatkan sholat malam mereka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Generasi salaf terdahulu biasa melaksanakan sholat malam dalam kesehariannya. Namun mereka merahasiakan aktivitas ibadah tersebut dengan beberapa cara yang dilakukan agar tidak ada orang yang tahu. Siapa saja mereka?

1. Tamim Ad Dari 

Baca Juga

Yazid bin Abdullah bin Al Shakir mengatakan, seorang laki-laki mendatangi Tamim al-Dari. Laki-laki itu bertanya soal sholat malam yang dilakukan Ad Dari. Lalu Ad Dari menjadi marah, dan berkata, "Demi Allah, sholat di tengah secara sembunyi-sembunyi lebih saya sukai ketimbang sholat sepanjang malam lalu diceritakan kepada orang-orang."

2. Ayub Al Sakhtiani

Ayub Al Sakhtiani biasa bangun sepanjang malam dan merahasiakannya. Dan ketika tiba waktu fajar, dia meninggikan suaranya, seolah-olah baru bangun pada waktu munculnya fajar.

3. Abdullah bin Mubarak

Suatu malam, seperti diceritakan Muhammad bin Ayman, Abdullah menunjukkan kepada Muhammad seolah-olah sedang tidur. Muhammad pun menunjukkan dirinya sedang tidur sehingga Abdullah mengiranya sedang tidur.

Kemudian Abdullah bangun dan melaksanakan sholat malam. Dan saat fajar, Abdullah membangunkan Muhammad karena mengira sedang tidur. Lalu Muhammad berkata, "Aku sebetulnya tidak tidur."

Setelah mendengar itu, Abdullah berbicara kepada Muhammad seolah-olah tidak menyukai apa yang telah dilakukannya. "Saya memahaminya, dan lihatlah pria yang ridha dengan kebaikan darinya."

4. Muhammad bin Aslam At Tusi

Abu Abdullah telah menemani Muhammad bin Aslam Al Tusi selama 20 tahun. Dia berkata, "Saya tidak melihatnya (At Tusi) sholat sunnah di tempat yang saya lihat kecuali pada hari Jumat. Dan dia tidak membaca di tempat yang saya lihat. Tidak ada yang lebih mengetahui rahasianya dari saya. Saya pernah mendengar dia bersumpah ini dan itu sekali: (Al-Tusi bersumpah), 'Jika saya bisa menjadi sukarelawan di mana malaikat tidak melihat saya, maka saya akan melakukannya tetapi saya tidak melakukannya'."

5. Hassan bin Abi Sinan

Kisah merahasikan sholat malam yang dilakukan Hassan ini disampaikan istrinya sendiri. Istrinya menceritakan, Hassan biasa keluar dan masuk ke kamar tidurnya. Lalu, Hassan sempat menipu istrinya seperti seorang wanita yang menipu putranya. "Ketika dia mengetahui saya sudah tidur, maka dia (Hassan) bangun dan sholat."

6. Mansur bin Al Mu'tamir 

Abu Tamim bin Malik bercerita, ketika Mansur melaksanakan sholat Subuh, maka setelah itu ia akan berbicara banyak. "Semua ini untuk menyembunyikan pekerjaan yang telah dilakukan (sholat malam)."

7. Abu Salamah Mas'ad bin Karom

Putra Abu Salamah, Muhammad, bercerita, "Ayahku tidak tidur sampai dia membaca setengah dari Alquran. Lalu ketika dia selesai membereskan pakaiannya dan membungkus jubahnya, kemudian ia tidur di atasnya dalam waktu yang singkat. Setelah itu ia melompat seolah sedang mencari sesuatu karena ada yang hilang. Lantas, ia menghadap mihrab (sholat malam) sampai fajar. Ia rajin merahasiakannya."

Dari kisah tersebut, kita berdoa semoga generasi salaf terus mendapat rahmat Allah SWT. Mereka merahasiakan ibadah sholat malam dari manusia, dan Allah SWT akan menyembunyikan apa yang mereka lihat pada hari kiamat kelak. Allah SWT berfirman: 

تَتَجَافي جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ * فَلا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan." (QS. As Sajdah 16-17)

Ibnu Al Qayyim menyampaikan, "Renungkanlah bagaimana Dia membalas apa yang mereka sembunyikan dari sholat mereka dengan pahala yang disembunyikan dan tidak diketahui oleh siapapun untuk mereka."

 

Sumber:alukah

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA