Jumat 11 Jun 2021 21:18 WIB

Empat Narapidana Terorisme Nyatakan Setia Pada NKRI

Empat narapidana terorisme nyatakan setia pada NKRI

 Empat narapidana terorisme nyatakan setia pada NKRI. Foto: Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . (ilustrasi)
Empat narapidana terorisme nyatakan setia pada NKRI. Foto: Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta --  Sebanyak empat orang narapidana tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Madiun, Jawa Timur, menyatakan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan ikrar.

"Saya berharap saudara-saudara benar-benar menjalankan komitmen secara penuh untuk membela negara dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI," kata Kepala LPMadiun, Asep Sutandar,melalui keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusiayang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Empat narapidana tindak pidana terorisme itu, yakni IK yang sebelumnya tergabung dalam Jamaah Islamiah, SA yang merupakan mantan anggota Neo Jamaah Islamiyah, serta HS dan WP yang sebelumnya anggota Jamaah Ansharut Daulah. Sebelum mengucapkan ikrar setia pada NKRI, keempat narapidana terlebih dahulu menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya, sebagai bagian wujud cinta Tanah Air.

Ikrar setia keempat narapidana tersebut merupakan hasil dari proses deradikalisasi, pembinaan dan reintegrasi yang dilakukan LPMadiun pada narapidana terorisme."Usai pernyataan ikrar setia, kami akan terus melakukan pembinaan agar mereka siap untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat," ujar Sutandar.

Setelah kembali ke masyarakat dengan bermodalkan program deradikalisasi, diharapkan keempat mantan narapidana terorisme tersebut bisa hidup rukun dan damai sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila.Terakhir, dia berpesan agar keempat narapidana terorisme itu selalu memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement