Jumat 11 Jun 2021 20:17 WIB

Sains Klaim Posisi Tidur Ini Baik untuk Kesehatan

Ada berbagai posisi tidur yang dianggap memiliki kelebihan dan kekurangan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Ada berbagai posisi tidur yang dianggap memiliki kelebihan dan kekurangan.
Foto: PxHere
Ada berbagai posisi tidur yang dianggap memiliki kelebihan dan kekurangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada berbagai posisi tidur yang dianggap memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi orang yang cenderung suka tidur menyamping, sains menyarankan untuk menghindari tidur di salah satu sisi tubuh dengan alasan kesehatan.

Manfaat tidur miring yakni mengurangi dengkuran dan apnea tidur (gangguan tidur penyebab pernapasan seseorang berhenti sementara). Menurut studi yang terbit di Frontiers in Psychiatry, apnea tidur dikaitkan dengan kecemasan, gangguan kognitif, dan depresi.

Baca Juga

Tidur miring juga bagus untuk mengurangi nyeri punggung, leher, dan pinggul. Caranya, dengan menyisipkan bantal di antara kedua kaki saat tidur sehingga memastikan pinggul, panggul, dan tulang belakang tetap sejajar sepanjang malam.

Pakar tidur W Christopher Winter menyampaikan pula bahwa tidur miring baik untuk otak. Winter mengutip bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa tidur miring dikaitkan dengan sistem glymphatic yang lebih sehat, sehingga membantu melindungi otak dari Alzheimer.

Akan tetapi, menurut Winter ada perbedaan, tergantung ke mana tubuh menghadap ketika tidur menyamping. Direktur medis dari Pusat Pengobatan Tidur Rumah Sakit Martha Jefferson di Virginia, Amerika Serikat, itu berpendapat bahwa tidur di sisi kanan tubuh memberikan efek lebih buruk.

Di bagian dalam, tubuh tidak simetris sempurna. Darah mengalir ke seluruh tubuh dan akhirnya kembali ke jantung. Winter memaparkan, saat tidur miring ke kanan, tekanan tubuh "menabrak" pembuluh darah yang kembali ke detak jantung, beda dengan tidur ke sisi sebaliknya.

"Tidur miring ke kiri dengan sisi kanan tidak tertekuk seharusnya berpotensi meningkatkan aliran darah kembali ke jantung Anda," katanya, seperti dikutip dari laman Eat This, Kamis (10/6).

Khusus untuk orang yang sedang mengalami mulas atau refluks asam, Winter lebih mewanti-wanti untuk menghindari tidur miring ke kanan. Dia merujuk hasil studi yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Gastroenterology, dengan kasus serupa.

Pada riset itu, peserta yang mengalami sakit maag menemukan bahwa tidur miring ke kanan memperburuk gejala mereka. Beberapa penelitian pun telah menemukan bahwa tidur di sisi kiri bisa mengurangi rasa sakit akibat kondisi perut mulas dan refluks asam.  

Sementara, menurut Healthline, tidur di sisi kiri juga lebih baik untuk kelancaran buang air besar dan membantu pencernaan. Gravitasi saat tidur miring ke kiri dapat membantu tubuh membuang limbah makanan dalam perjalanan melalui usus besar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement