Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

UNJ Tuan Rumah Konferensi Internasional Virtual ICPESS

Jumat 11 Jun 2021 05:11 WIB

Red: Muhammad Fakhruddin

UNJ Tuan Rumah Konferensi Internasional Virtual ICPESS.

UNJ Tuan Rumah Konferensi Internasional Virtual ICPESS.

Foto: istimewa
Olahraga juga merupakan produk sosial dan budaya yang memiliki makna nyata.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Foundation for Global Community Health (GCH) melalui Sekretaris Jenderal Susilo, D.Ed mengadakan Virtual International Conference of Physical Education and Sports Science ke-6 (6 th  Virtual ICPESS 2021). Virtual ICPESS ke-6 ini diadakan pada tanggal 10-13 Juni 2021 di Jakarta. 

Tahun ini adalah kali kedua UNJ menjadi tuan rumah konferensi internasional ICPESS. Pada  tahun 2015, UNJ telah menyelenggarakan 4 th  International Conference of Physical Education and Sports Science dengan tuan rumah Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) UNJ. Saat itu ada 24 negara dari 3 benua yang hadir.

ICPESS ke-6 kali ini menghadirkan 76 pembicara terbaik dari 37 negara dari 5 benua, antara lain Indonesia, USA, Singapore, Spain, Germany, Israel, Turkey, Belgium, China, Pakistan, Canada, Turkey, Romania, New Zealand, Ethiopia, South Africa, Philippines, Bulgaria, India, Malaysia, UK, Costa Rica, Brazil, Russia, Lithuania, Hong Kong-China, New Zealand, Serbia, Colombia, Slovakia,  Republic  of  North  Macedonia,  Saudi  Arabia,  Thailand,  Taiwan,  Nigeria,  France, Vietnam. Acara ini tentunya berpotensi mendapatkan rekor MURI sebagai peserta dari benua terbanyak, sebab tidak hanya  di  Indonesia  tetapi  juga  di  dunia.  

Tema  konferensi  virtual  ICPESS  yang  ke-6  ini  adalah  “Active  Living  Through  Exercise  and Sports  Science:  Future  Trend  For  Global  Creativity  and  Sustainability”.  Dasar  dari  tema  tersebut yaitu untuk mendukung 17 United Nation Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya  tujuan ketiga, yakni Health and Well-Being dan Quality Education.   

Menteri  Pemuda  dan  Olahraga  Republik  Indonesia   Zainudin  Amali  mengatakan  ICPESS sangat  mendukung  tataran  “kehidupan  baru,  new  normal”  dalam  rangka  “Kebangkitan Olahraga Nasional, Raih Prestasi Dunia”. Hal itu tidak terlepas dari unsur penting  olahraga sebagai instrumen menyehatkan kehidupan bermasyarakat. 

“Olahraga juga merupakan produk sosial dan budaya yang memiliki makna nyata bagi individu, komunitas, dan masyarakat. Melalui olahraga terbentuklah masyarakat sehat dan sportivitas,” ungkap Zainudin  Amali.

Zainudin  Amali  juga  menegaskan  pentingnya  sport  science  sebagai  unsur penting dalam perkembangan olahraga. Hal itu juga akan memperkuat posisi prestasi Indonesia  dalam kompetisi di dunia internasional. Ia juga mengharapkan pemikiran yang lahir dari penelitian  para  ahli  dalam  konferensi  ini  dapat  memperkuat  kebijakan  pemerintah  dalam  bidang keolahragaan.  

Rektor  UNJ  Prof  Komarudin  mengatakan  ICPESS  memiliki  kontribusi  yang  besar  dalam mempersiapkan SDM unggul, terutama dalam menjawab tantangan masa depan.  

"Pendidikan di abad 21 bersandar pada empat elemen utama yaitu sikap kritis, komunikasi,  kolaborasi, dan kreativitas. Dengan begitu, pendidikan tidak hanya berbasis pengetahuan,  tapi  juga  keterampilan.  Konferensi  ini  melahirkan  ide  dan  gagasan  yang  berkontribusi  terhadap kemajuan Pendidikan di bidang keolahragaan dan sport science," kata Rektor UNJ, Prof Komarudin,  M.Si.

Sementara itu menurut Direktur  Program  Pascasarjana  UNJ  Prof.  Nadiroh,  M.Pd  mengatakan  konferensi  ini mempunyai  tujuan  penting  tidak  hanya  fisik  tetapi  juga  mental  “dalam tubuh  yang  sehat terdapat jiwa yang sehat”. Hal tersebut menjadi landasan untuk membangun SDM Indonesia yang kompeten, karena olahraga juga membangun jiwa kejujuran dan sportivitas. 

“Acara ini juga sangat bermanfaat karena menyatukan para sarjana akademis terkemuka, kelompok ilmuwan dan praktisi multi-disiplin dari seluruh dunia untuk mempresentasikan dan bertukar ide yang berkaitan dengan pendidikan jasmani dan ilmu olahraga.” Ujar Prof.  Dr.  Nadiroh,  M.Pd.

Sedangkan menurut Founder  ICPESS, Prof Ming-Kai  CHIN  menyatakan  sangat  senang  UNJ  telah  menerima  undangan  untuk  menjadi  tuan  rumah  konferensi  internasional  virtual  bersejarah keenam untuk profesi pendidikan jasmani dan ilmu olahraga selama pandemi COVID-19.  

"Pekerjaan  perencanaan  dan  pengorganisasian  berjalan  dengan  baik,  dipandu  oleh  dan  dibangun di atas keberhasilan konferensi sebelumnya dengan rata-rata kehadiran lebih dari 300 delegasi lokal dan internasional dari 30 negara,” kata Prof Ming-Kai  CHIN.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA