Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Conte Balas Komentar Pedas Presiden Inter Milan

Kamis 10 Jun 2021 22:00 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

(FILE) - Pelatih Inter Antonio Conte sebelum pertandingan final UEFA Europa League antara Sevilla FC dan Inter Milan di Cologne, Jerman 21 Agustus 2020 (diterbitkan ulang pada 26 Mei 2021).

(FILE) - Pelatih Inter Antonio Conte sebelum pertandingan final UEFA Europa League antara Sevilla FC dan Inter Milan di Cologne, Jerman 21 Agustus 2020 (diterbitkan ulang pada 26 Mei 2021).

Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel / POOL
Conte menegaskan dirinya berpisah dengan Inter bukan persoalan uang.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte memberikan pernyataan terbaru soal komentar yang sebelumnya diucapkan oleh presiden Inter, Steven Zhang.

Dalam keterangannya Conte menegaskan dirinya berpisah dengan i Nerazzurri bukan persoalan uang. Hanya saja, Conte memilih untuk meninggalkan Inter karena tidak lagi memiliki visi dan misi yang sama.

"Apa yang bisa saya katakan adalah proyek saya tak pernah berubah. Saya tak ingin membuat kontroversi soal transfer. Saya menghormati Zhang dan saya berterima kasih padanya," kata Conte menjelaskan dilansir Football Italia, Kamis (10/6).

Allenatore berusia 51 tahun sejatinya sukses membawa Inter meraih gelar juara ke-19 Serie A Italia pada musim 2020/2021. Trofi itu sekaligus mematahkan dominasi Juventus yang selama sembilan musim menguasai puncak klasemen Liga Italia.

Namun secara mengejutkan Conte memilih untuk lepas landas meninggalkan Stadion Giuseppe Meazza. Alhasil, surat kabar Italia menilai kepergian Conte didasari dari krisis finansial yang tengah melanda kubu Inter.

Saat ini Inter telah menunjuk pelatih baru Simone Inzaghi yang akan menangani Nicolo Barella untuk musim depan. Conte pun berharap eks pelatih SS Lazio dapat meraih kesuksesan bersama La Beneamata.

"Simone adalah pelatih muda yang sangat ambisius, dan tentunya saya berharap yang terbaik untuk Inter dan dirinya," sambung Conte.

Sebelumnya Conte santer dekat dengan klub London Tottenham Hotspur. Namun setelah melakukan pembicaraan dengan tim milik Daniel Levy akhirnya Conte memutuskan untuk undur diri dan memilih untuk bersabar mencari pelabuhan baru bagi karier kepelatihannya.

Conte juga membantah dirinya menuntut agar Inter menyediakan dana transfer besar baginya untuk terus membangun tim.

"Saya orang yang sangat menyukai tantangan. Bahkan klub top yang saya latih tak pernah menjadi favorit ketika saya tiba. Tapi, jika ada sesuatu yang tak meyakinkan saya, maka saya memilih untuk tidak menerimanya terlepas dari uang," kata Conte.

Pernyataan Conte tersebut seakan menyindir dua komentar Steven Zhang dan eks presiden Inter Massimo Moratti.

Moratti sempat mengeluarkan kritik pedas terhadap Conte dengan menyebut sang pelatih tidak memiliki ikatan emosional dengan klub, dan juga keinginan untuk menjalani tantangan yang ada.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA