Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Badan Amal Muslim di Kanada Jadi Target Badan Pajak

Kamis 10 Jun 2021 18:32 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah

Tindak diskriminasi dilaporkan menargetkan Badan Amal Muslim Kanada. Pajak/ilustrasi

Tindak diskriminasi dilaporkan menargetkan Badan Amal Muslim Kanada. Pajak/ilustrasi

Foto: Pajak.go.id
Tindak diskriminasi dilaporkan menargetkan Badan Amal Muslim Kanada

REPUBLIKA.CO.ID, TRENTON – Koalisi kelompok kebebasan sipil di Kanada mengeluarkan laporan yang mengindikasikan bahwa badan pajak pemerintah federal secara tidak adil menargetkan badan amal Muslim, yang mengarah pada pencabutan pendanaan berdasarkan diskriminasi.

 

Baca Juga

Laporan Kelompok Pemantau Kebebasan Sipil Internasional (ICLMG) mengutip statistik yang cenderung mendukung klaim diskriminasi. 

 

Menurut laporan yang diperoleh Anadolu Agency, laporan tersebut menunjukkan bahwa Divisi Tinjauan dan Analisis (RAD), divisi di Badan Pendapatan Kanada (CRA), menargetkan badan amal Muslim untuk diaudit, berdasarkan tuduhan yang tidak didukung dan prasangka tentang risiko pendanaan teroris.

 

"Antara 2008 dan 2015, 75 persen dari semua badan amal yang dicabut oleh RAD setelah audit diam-diam ini adalah badan amal Muslim, merugikan sektor ini dan berdampak pada komunitas Muslim yang lebih besar di Kanada," kata laporan tersebut, dilansir di Anadolu Agency, Kamis (10/6).

 

Namun menurut laporan itu, tidak satu pun organisasi amal Muslim atau anggotanya telah didakwa dengan pendanaan teroris. Menurut ICLMG, tidak ada lagi angka saat ini yang tersedia karena belum dipublikasikan.

 

Ini bukan pertama kalinya tuduhan Islamofobia mengenai badan amal Muslim diajukan terhadap CRA. Pada Mei 2020, Ottawa Islamic Center dicabut status amalnya oleh CRA, karena dikatakan bahwa para pembicara masjid telah melakukan kegiatan yang mempromosikan kebencian dan intoleransi.

 

Dewan Imam Kanada (CCI) mengatakan pusat dan dua imam tidak memiliki kesempatan untuk membantah tuduhan. Di sini, CCI balik menuduh CRA berlaku Islamofobia.

 

"Dengan secara keliru menghubungkan dua Imam Kanada yang dihormati dari CCI dengan kebencian, intoleransi, dan terorisme, CRA telah mendorong ketakutan di komunitas Muslim tentang kemungkinan adanya Islamofobia dalam proses audit CRA dan auditornya," kata CCI.

 

Sementara itu, Badan Pendapatan Kanada (CRA) membantah tuduhan itu. Jumlah badan amal yang diaudit antara 2008-2015 adalah 16 dan delapan lembaga kehilangan status amal mereka. Dari delapan badan amal itu, enam merupakan badan amal Muslim.

 

Penunjukan amal memungkinkan para donor untuk mengklaim dana untuk pengurangan pajak penghasilan, sebuah insentif yang kuat untuk berdonasi.

Sementara itu, ICLMG telah membuat petisi online yang menuntut, antara lain, penangguhan kegiatan RAD sampai tinjauan menyeluruh dan independen telah disimpulkan dari praktiknya, dan dilakukan peninjauan penuh terhadap pandangan legislatif, peraturan, dan kebijakan anti-teror.

 

Petisi tersebut akan disampaikan kepada para pemimpin politik pemerintah, termasuk Perdana Menteri Justin Trudeau. ICLMG adalah koalisi dari puluhan organisasi kebebasan sipil yang didedikasikan untuk mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia di Kanada. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA