Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Ini yang Terjadi Bila tidak Makan Karbohidrat

Kamis 10 Jun 2021 17:28 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

Banyak orang memilih untuk sangat mengurangi asupan karbohidrat.

Banyak orang memilih untuk sangat mengurangi asupan karbohidrat.

Foto: www.freepik.com
Banyak orang memilih untuk sangat mengurangi asupan karbohidrat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membentuk tubuh ideal tampaknya terasa mustahil jika kita makan karbohidrat secara sempurna pada piring makan kita. Menurut Harvard Medical School, tidak makan karbohidrat dapat mencegah tubuh mendapatkan semua energi yang dibutuhkan untuk membakar sepanjang hari. Namun, Anda menghadapi semua konsekuensi yang datang dengan keputusan tersebut.

Banyak orang memilih untuk sangat mengurangi asupan karbohidrat, telah mengalami secara langsung beberapa efek samping yang menyertai keputusan ini. Seperti yang diharapkan, memasukkan lebih sedikit karbohidrat ke dalam tubuh Anda mengurangi tingkat energi Anda sepanjang hari dan menempatkan tubuh Anda ke dalam ketosis, mekanisme utama yang mendorong diet keto, menurut The Mayo Clinic.

Baca Juga

Anda dapat mengalami bau mulut, sembelit, sakit kepala, kram, dan banyak lagi ketika Anda memotong semua karbohidrat. Banyak pelaku diet harus menemukan solusi untuk membatasi gejala ini saat mereka menurunkan berat badan.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi ketika kita tidak makan karbohidrat secara teratur? Berikut penjelasan dari para ahli, seperti yang dilansir laman Eat This, Kamis (10/6). 

 

1. Sakit perut dan pencernaan tidak nyaman

Ketika datang untuk menyeimbangkan diet Anda dengan benar, Anda ingin memastikan Anda mendapatkan jumlah serat yang sehat dalam makanan Anda. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology, serat tidak hanya menyediakan makanan yang cukup untuk membuat Anda merasa kenyang sepanjang hari, tetapi juga membantu pencernaan dan membantu menjaga saluran pencernaan Anda.

Diet tanpa karbohidrat sering menghindari kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Artinya, Anda seharusnya tidak mengharapkan untuk mendapatkan tingkat serat yang tepat dalam rencana makan harian Anda.

Akibatnya, tidak makan karbohidrat biasanya berjalan seiring dengan sakit perut dan nyeri karena defisit fubar. Jika Anda benar-benar ingin membatasi asupan karbohidrat Anda, pastikan Anda mengizinkan beberapa sumber makanan yang mengandung kadar serat tinggi untuk menghindari efek samping yang mengejutkan ini.

 

2. Penyakit jantung

Anda mungkin berpikir, mengurangi junk food sarat karbohidrat seperti kentang goreng dan donat dapat meningkatkan kesehatan jantung. Sementara jenis makanan berkalori kosong ini dapat menyebabkan banyak masalah, jangan berharap hidup menjadi lebih mudah tanpa karbohidrat apa pun.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, tanpa karbohidrat dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan aritmia dalam jangka panjang. Selain itu, dapat membatalkan segala jenis efek positif yang diharapkan dari diet tanpa karbohidrat.

Hindari masalah ini dengan istirahat dan memasukkan beberapa karbohidrat ke dalam rencana makan untuk memastikan kita tidak mengalami masalah yang membayangi ini.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA