Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Vs Tira Persikabo, Persib Turunkan Pemain yang Siap Tampil

Kamis 10 Jun 2021 16:55 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Tangkapan layar pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, dalam wawancara daring.

Tangkapan layar pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, dalam wawancara daring.

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Robert tak mau mengambil risiko menurunkan pemain yang kurang baik kondisinya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menghadapi Tira Persikabo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (12/6). Dalam laga uji coba ini, Persib akan menurunkan para penggawa yang benar-benar siap bermain.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, memiliki alasan tersendiri untuk itu. Menurutnya, ia tidak ingin mengambil risiko untuk menurunkan pemain yang kurang baik kondisinya.

"Kami memeriksa pemain siapa yang bisa tampil nanti. Karena Luiz baru kembali dari cedera dan akan dipantau apakah bisa bermain atau tidak," kata Robert dalam wawancara daring, Kamis (10/6).

Selain Wander Luiz, Robert juga akan melihat kondisi dari pemain mudanya, Beckham Putra Nugraha. Beckham mengalami cedera hamstring saat melakukan latihan rutin bersama tim.

"Hari ini kami memeriksa siapa pemain yang punya kesempatan untuk tampil Sabtu dan bagaimana formasi starter terbaik. Lalu setelah itu kami melakukan evaluasi dan melakukan pertimbangan terhadap siapa yang mengisi line-up," kata Robert.

Robert menyebut setiap laga tentu timnya menginginkan kemenangan. Sebagai lawan terberat sejauh ini, Robert tidak ingin menyimpan target kemenangan. Menurutnya, harus ada prioritas bagi laga uji coba itu.

"Apakah itu melihat kemenangan atau melihat perkembangan dari pemain yang tentu kemenangan bukanlah yang utama, tapi setiap pemain tentu ingin menang," kata Robert.

Robert menyebut akan mencoba formasi dan memberi kesempatan pemain kembali setelah cedera serta melihat kombinasi dari beberapa pemain. Dia menyebut akan memanfaatkan pergantian pemain dan juga menguji formasi berbeda.

"Jadi ketika melakukan perubahan formasi dan kombinasi, meski tidak menang tapi memiliki jawaban atas apa yang dicoba dan itu positif. Lain halnya jika sudah memasuki liga, untuk menjadi juara tentu harus menang di setiap pertandingan," kata Robert menjelaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA