Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Mengapa Conte tak Jadi Melatih Spurs? Ini Penjelasannya

Kamis 10 Jun 2021 16:22 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Antonio Conte

Antonio Conte

Foto: EPA-EFE/Mourad Balti Touati
Antonio Conte menegaskan, keputusannya tidak pernah didasarkan pada uang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Setelah keluar dari Inter Milan, Antonio Conte sempat mendekat ke Tottenham Hotspur. Pekan lalu, sempat terjalin komunikasi antara kedua kubu.

Entah mengapa, pembicaraan akhirnya terhenti. Menurut Standard Sport, Spurs yang menarik diri karena tak bisa memenuhi tuntutan Conte.

Belakangan, pelatih asal Italia itu mengeklaim dialah yang mundur dari proses negosiasi. Mengapa demikian?

"Secara umum, saya menyukai tantangan dan saya telah menerima banyak tantangan dalam karier saya. Bahkan, klub top yang sudah saya latih, bukan favorit juara, ketika saya tiba. Tapi, jika ada sesuatu yang tidak meyakinkan saya, saya memilih untuk tidak menerimanya," kata Conte dikutip dari Standard, Kamis (10/6).

Conte menegaskan, keputusannya tidak pernah didasarkan pada uang. Hal tersebut sesuai ketentuan pasar.

Pelatih asal Italia ini cuma mengikuti standar yang ditetapkan. Namun, ada sisi lain berkaitan dengan visi, kejujuran, dan prinsipnya secara pribadi. "Seandainya saya terobsesi pada uang, saya akan tetap di tempat saya berada pada masa lalu. Saya akan menerima kompromi dan memperoleh kontrak baru," ujarnya menegaskan.

Conte hanya berupaya mencari proyek baru yang sejalan dengan targetnya. Jika ia belum menemukan sesuatu yang meyakinkannya, ia siap tinggal di rumah.

Conte enggan memaksakan keadaan. Padahal, yang bersangkutan baru saja mengukir prestasi.

Conte membawa Inter meraih scudetto Serie A Liga Italia. Itu menambah catatan positif dalam karier kepelatihannya.

Selain Spurs, Conte juga dikaitkan dengan Real Madrid. Pada akhirnya, Madrid memilih Carlo Ancelotti.

Don Carlo meninggalkan Everton. Sebelumnya, ia cuma membawa the Toffees finis di posisi ke-10 klasemen akhir Liga Primer Inggris.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA