Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Satgas Covid-19 Bekasi Larang Warga Gelar Resepsi Nikah

Kamis 10 Jun 2021 13:04 WIB

Red: Ilham Tirta

Resepsi pernikahan (ilustrasi)

Resepsi pernikahan (ilustrasi)

Foto: Reiny Dwinanda/Republika
Satgas Covid-19 Bekasi akan kembali menggencarkan kegiatan operasi yustisi.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali melarang warga menggelar resepsi pernikahan. Hal itu setelah menemukan klaster baru hajatan tersebut di salah satu perumahan yang berlokasi di Kecamatan Tarumajaya.

"Saya minta kepada setiap gugus tugas di desa dan kecamatan agar tidak mengizinkan hajatan yang berpotensi menimbulkan klaster baru," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, Kamis (10/6).

Ia mengatakan, selain resepsi pernikahan, kegiatan masyarakat lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan lebih dari lima orang juga tidak diperbolehkan. "Jadi kegiatan keagamaan, sosial, budaya, seni, ulang tahun, atau kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan kita larang untuk sementara waktu," katanya.

Kapolres Metro Bekasi itu akan menindak tegas warga yang masih nekat melakukan resepsi pernikahan maupun kegiatan lain yang berpotensi menyebabkan kerumunan orang. "Akan ada sanksi bila nekat melakukan pesta perkawinan karena sudah ada perda, termasuk sanksi pidana bila masih membandel melakukan kegiatan yang berpotensi kerumunan warga," kata dia.

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi akan kembali menggencarkan kegiatan operasi yustisi untuk menekan angka penyebaran virus corona di wilayah hukumnya yang kini kembali naik. Usai Lebaran 2021, ada tujuh kecamatan dengan katagori tingkat penyebaran tinggi kasus Covid-19, yang disebabkan oleh klaster pernikahan maupun mobilisasi warga usai liburan.

"Memang terlihat ada peningkatan kasus Covid-19 usai libur Lebaran. Ini jadi perhatian kami untuk melakukan sejumlah langkah guna menekan angka penyebaran virus corona," kata Hendra.

Kasus terbaru adalah klaster resepsi pernikahan yang menyebabkan 33 warga Perumahan Villa Mutiara Gading Tarumajaya terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pelacakan dan pemeriksaan. Puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu kini telah berada di tempat isolasi terpusat Hotel Ibis Cikarang kecuali satu warga bergejala yang dirujuk ke Rumah Sakit Ananda Babelan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA