Friday, 13 Zulhijjah 1442 / 23 July 2021

Friday, 13 Zulhijjah 1442 / 23 July 2021

Pencapresan Airlangga Hartarto Harus Dikapitalisasi

Kamis 10 Jun 2021 11:02 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Budi Raharjo

Airlangga Hartarto (ilustrasii)

Airlangga Hartarto (ilustrasii)

Foto: SIGID KURNIAWAN/ANTARA
Sejauh ini konflik internal telah dapat dikelola dengan cara-cara dan jiwa Golkar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kematangan Partai Golkar dan para kader militannya dalam mengarungi peta politik Indonesia tak terbantahkan. Dinamika di tubuh Beringin sudah terbiasa dilakoni para elite dan kadernya.

Anggota Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, Justino Djogo mengatakan dukungan terhadap Ketua Umum Airlangga Hartarto menjadi kandidat calon presiden pada Pilpres 2024 harus terus dikapitalisasi mulai saat ini. Sehingga publik semakin percaya bahwa Menko Perekonomian ini adalah figur memang kapabel, kompeten, kredibel dan memiliki prestasi di setiap jabatan politik untuk menjadi Capres 2024.

Ia menyebut prestasi Airlangga Hartarto  teruji dan portofolio di dua kabinet Presiden Jokowi menunjukkan capaian prestasinya yang exellent. Sebagai Menteri Perindustrian, prestasi membuat Making Indonesia 4.0 yang disusun dan diluncurkan oleh pemerintah diharapkan agar industri di Indonesia melakukan lompatan jauh (leapfrog) ke tahap kesiapan memasuki revolusi industri 4.0.

Saat menjadi Menko Perekonomian dan kini juga dipercaya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga dinilainya menunjukkan progres yang baik bagi perbaikan ekonomi nasional dan pemulihan kesehatan rakyat. "Ketum Partai Golkar Airlangga terbukti memiliki kiprah yang tak sedikit di peta kinerja pemerintah Indonesia, sehingga memberikan nilai positif di mata publik," kata Justino dalam keterangan pers, Kamis (10/6).

Justino menyebut elektabilitas Airlangga Hartarto semakin meningkat. "Kematangan tata kelola Partai Golkar memberi dampak signifikan bagi elektabilitas Partai Golkar dan tentu saja juga berdampak pada Airlangga selaku Ketua Umum Partai Golkar," tegas Justino yang juga anggota Dewan Pakar PPK Kosgoro 1957.

Justino menilai kematangan Airlangga dalam mengelola partai sekali pun dalam kondisi terguncang bisa diatasi dengan cara yang cerdas dan bijaksana. Airlangga merangkul seluruh kader meski saat itu terjadi perbedaan yang tajam.

Justino mengingatkan sejauh ini konflik internal telah dapat dikelola dengan cara-cara dan rasa serta jiwa Golkar. "Alasan yang sama ini juga menyebabkan Airlangga menjadi lirikan parpol lainnya sebagai pendamping dari calon mereka," ucap Justino.

Ditambah peran aktif Airlangga dalam keterlibatannya pada penanganan pandemi Covid-19 dengan program vaksinasi nasional maupun panglima dalam pemulihan ekonomi nasional memberi angin segar bagi nama baik Ketua Umum Partai Golkar ini sampai ke pelosok tanah air. Termasuk Jawa Tengah, yang merupakan basis PDI Perjuangan dan Solo yang menjadi simbol kesahajaan pemimpin negeri ini dalam diri Jokowi mulai bertabur riak-riak positif yang ditaburkan kader Golkar.

Sepeninggal almarhum Ricky Rachmadi yang waktu itu membidani kelahiran LKI sekaligus sebagai Ketua LKI, lembaga ini kini diteruskan oleh pengacara yang juga Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI), Henry Indraguna. Dan secara aklamasi mendapatkan amanat dari seluruh anggota LKI Partai Golkar untuk menjabat sebagai Plt Ketua Umum LKI DPP Partai Golkar.

"Ketua kita (Henry Indraguna) sejak Pileg 2019 sudah berbuat untuk rakyat di Dapil Jateng V. Bahkan mampu mendulang suaranya mendekati angka 50 Ribu. Hal ini menjadi modal besar untuk mendulang suara Golkar di Pileg 2024," ujar Justino. 

"Bahkan bisa pecah telur menjadi 2 kursi untuk DPR RI dengan konsolidasi yang intensif dengan Pengurus Golkar di 1 Kota dan 3 Kabupaten Dapil Jateng V," ungkap orang kepercayaan Ilham Habibie ini.

Penasihat Ahli LKI DPP Golkar, Alamsyah, menyatakan walaupun pesta rakyat Pilpres masih 3 tahun lagi, namun seluruh kader Partai Golkar siap memberikan amanah pada Ketum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. "Posisi Ketum Golkar sebagai Menko Perekonomian dalam situasi pandemi Covid-19 dan isu tantangan ekonomi mampu menunjukkan kerja sama tim yang solid dalam menangani dampak pagebluk bagi ekonomi nasional ini secara terencana, terarah, dan terukur," ucapnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA