Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

India Temukan Varian Baru Covid-19 yang Picu Gejala Berat

Rabu 09 Jun 2021 14:13 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi virus corona.  Menurut National Institute of Virology, varian B.1.1.28.2 dapat memicu penurunan berat badan dan juga menyebabkan replikasi virus di saluran pencernaan serta erosi paru.

Ilustrasi virus corona. Menurut National Institute of Virology, varian B.1.1.28.2 dapat memicu penurunan berat badan dan juga menyebabkan replikasi virus di saluran pencernaan serta erosi paru.

Foto: Pixabay
Varian terbaru ditemukan India melalu pengurutan genom dari pengunjung internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- National Institute of Virology di Pune, India, berhasil menemukan varian SARS-CoV-2 baru bernama B.1.1.28.2. Varian baru ini memiliki kecenderungan untuk memicu timbulnya gejala Covid-19 berat pada pasien yang terinfeksi.

Varian terbaru ini berhasil ditemukan setelah National Institute of Virology menggunakan sekuensing genom dari pengunjung internasional yang datang ke India. Para pengunjung internasional tersebut berasal dari Inggris dan Brasil.

Menurut National Institute of Virology, varian B.1.1.28.2 dapat memicu penurunan berat badan. Selain itu, varian ini juga menyebabkan replikasi virus di saluran pencernaan serta erosi paru.

Dalam studi, peneliti National Institute of Virology menginfeksi hamster Syrian dengan varian ini. Pada hamster yang terinfeksi tersebut ditemukan adanya penyakit paru yang signifikan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA