Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Awan Panas Meluncur dari Gunung Merapi

Rabu 09 Jun 2021 12:18 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Gunung Merapi di Yogyakarta mengeluarkan awan panas.

Gunung Merapi di Yogyakarta mengeluarkan awan panas.

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Jarak luncur awan panas Gunung Merapi mencapai 1,6 km.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gunung Merapi tiga kali meluncurkan awan panas guguran ke arah barat daya dengan jarak luncur paling jauh hingga 1,6 km pada Rabu (9/6). Menurut keterangan tertulis Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu meluncurkan awan panas guguran pertama pada pukul 03.16 WIB.

Awan panas guguran itu, menurut dia, tercatat di seismogram beramplitudo 39 MM dan terjadi selama 129 detik."Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," kata Hanik.

Awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 09.31 WIB dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya memiliki amplitudo 59 MM dan berlangsung 93 detik. Pada pukul 09.53 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak sejauh 1.600 meter ke arah barat daya memiliki amplitudo 46 MM dan terjadi selama 121 detik.

Ia menjelaskan, pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu juga tercatat mengeluarkan dua kali guguran lava pijar ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.300 meter.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA