Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

'Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional'

Sandi: Desa Pentingsari Dongkrak Pariwisata di Masa Pandemi

Selasa 08 Jun 2021 17:21 WIB

Red: Agus Yulianto

 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno melakukan sosialisasi Desa Wisata di Desa Pentingsari, Sleman, Yogyakarta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno melakukan sosialisasi Desa Wisata di Desa Pentingsari, Sleman, Yogyakarta.

Foto: Istimewa
Desa wisata hadir membuka peluang usaha, peluang ekonomi dan membuka lapangan kerja. 

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- 'Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021' merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. 

Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021. Adapun Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah diselenggarakan diberbagai kota diantaranya Desa Wisata Pujon Malang, Desa Wisata Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor, Desa Wisata Cibuntu Kuningan dan Desa Wisata Candirejo Magelang. 

Dan Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dilanjutkan dengan menyelenggarakan acara “Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema “IndonesiaBangkit” berada di Desa Wisata Pentingsari Sleman. Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, kebangkitan pariwisata ini dimulai dari desa wisata. Salah satunya, Desa Wisata Pentingsari, Sleman, yang terletak berada di lereng Gunung Merapi, berjarak kurang lebih 22,5 kilo meter dari pusat Kota Yogyakarta. 

photo
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno mencoba salah satu trak wisata sungai saat sosialisasi Desa Wisata di Desa Pentingsari, Sleman, Yogyakarta. - (Istimewa)
 

Berada di dalam kawasan wisata Taman Nasional Gunung  Merapi (TNGM), membuat masyarakat desa bergegas mencari keunikan lain dan tidak hanya mengandalkan lokasi wisata. "Dan kami ingin desa wisata hadir membuka peluang usaha, peluang ekonomi dan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” ujar dia dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Selasa (8/5). 

Dikatakan Sandiaga, desa wisata menjadi andalan Kemenparekraf dalam mendongkrak pariwisata di masa pandemi Covid-19. Program ini, diharapkan Sandiaga, mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Dengan melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya, seperti bertani, aktivitas kehidupan bersosialisasi di pedesaan dengan keramah tamahannya, kebudayaan dan kesenian tradisional yang masih terjaga, serta makanan khas desa. Hal itu yang menarik para wisatawan untuk berkunjung.

"Bahkan, tidak sedikit juga yang menginap di homestay rumah-rumah warga dengan suasana pedesaannya yang terbilang masih sangat kental dan menjadikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan dengan langsung berinteraksi dengan warga di desa ini," ujarnya.

Desa ini dikenal di mancanegara sebagai salah satu desa wisata dengan segudang penghargaan. Mulai dari Indonesia Suistainable Tourism Awards (ISTA) 2017 dalam kategor iekonomi, sampai 100 Top destinasi pariwisata berkelanjutan di dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD) 2019.

Desa Wisata Pentingsari memiliki berbagai daya tari kwisata, seperti; pertunjukkan seni tari punokawan, permainan musik tradisional gamelan, seni batik, kuliner tempe dan jamur serta produk UMKM berupa kopi. Ada juga aktivitas berupa seni Wayang Suket. Selain itu ada juga aktivitas unggulan lainnya yang memacu adrenalin berupa pengalaman menaiki Jeep menyusuri sungai. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA