Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

BPBD dan Petugas Gabungan Cianjur Bersihkan Material Longsor

Selasa 08 Jun 2021 23:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

BPBD dan Petugas Gabungan Cianjur Bersihkan Material Longsor. Petugas DMC Dompet Dhuafa membantu korban longsor dan banjir di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung.

BPBD dan Petugas Gabungan Cianjur Bersihkan Material Longsor. Petugas DMC Dompet Dhuafa membantu korban longsor dan banjir di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung.

Foto: DMC DD
Proses pembersihan tersebut diperkirakan akan memakan waktu berhari-hari.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat bersama petugas gabungan mulai melakukan pembersihan material longsor. Mereka juga meratakan lima rumah warga di Kecamatan Cibeber dengan mengunakan alat manual karena alat berat sulit menjangkau lokasi.

Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan mengatakan proses menyingkirkan material longsor terpaksa dilakukan secara manual melibatkan ratusan petugas dan relawan dari Retana, Tagana, PMI Cianjur, TNI/Polri, dan warga sekitar. "Alat berat tidak dapat menangkau lokasi karena akses jalan yang kecil dan sempit, ditambah beberapa jalan penghubung putus akibat terbawa longsor," katanya, Selasa (8/6).

Baca Juga

Ia mencatat belasan rumah warga di Desa Cibokor tertutup material longsor dengan tinggi beragam mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter. Material longsor lumpur bercampur dengan pohon bambu berbagai ukuran, bahkan material longsor berupa lumpur masuk hingga ke dalam rumah.

Proses pembersihan tersebut diperkirakan akan memakan waktu berhari-hari karena hanya mengandalkan alat manual, seperti cangkul, garpu, linggis, dan golok. "Kami perkirakan dalam dua hari kedepan pembersihan sudah tuntas, sehingga warga dapat membersihkan rumahnya dari lumpur yang tersisa. Namun hingga saat ini, ratusan jiwa masih mengungsi di dua lokasi milik pondok pesantren di Desa Cibokor," katanya.

Tercatat hingga saat ini 300 jiwa masih mengungsi. Posko kesehatan hingga dapur umum sudah dibangun untuk melayani warga selama berada di pengunsian. Bahkan PMI Cianjur melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area perkampungan dan lokasi pengungsian untuk menghindari penularan Covid-19.

"Kami masih menyiagakan puluhan relawan di lokasi pengungsian, untuk membantu petugas memberikan pelayanan warga yang mengungsi. Relawan PMI juga membantu pelayanan kesehatan dan dapur umum sampai tujuh hari kedepan," kata Ketua PMI Cianjur Rudi Syachdiar Hidayat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA