Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Dirut Jiwasraya Ditunjuk Sebagai Wakil Direktur Utama IFG

Selasa 08 Jun 2021 11:59 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Nidia Zuraya

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko. Republika/Putra M. Akbar

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
IFG merupakan induk holding BUMN asuransi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan Hexana Tri Sasongko sebagai Wakil Direktur Utama di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI yang merupakan BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan yang dikenal sebagai Indonesia Financial Group (IFG). Hexana sebelumnya menjabat Direktur Utama Jiwasraya dan menjadi Ketua Koordinator Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya.

Hal tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan (SK) Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK – 186/MBU/06/2021 tentang Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi BPUI.

Baca Juga

"Dalam SK tersebut disampaikan pula mengenai perubahan nomenklatur pada jabatan Direktur Keuangan dan Umum menjadi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum yang saat ini di jabat oleh Rizal Ariansyah," ujar Plh Sekretaris Perusahaan IFG Rimhalsyah Buchari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/6).

Manajemen IFG, ucap Rimhalsyah, berharap adanya perubahan nomenklatur dan kehadiran Hexana Tri Sasongko dalam susunan direksi dapat bersinergi dengan dewan komisaris, direksi, dan selurun insan IFG holding maupun anggota holding dalam rangka mencapai visi dan misi IFG sebagai salah satu pilar penggerak industri finansial di Indonesia.

Rimhalsyah menilai, kehadiran Hexana yang memiliki pengalaman panjang di industri keuangan, termasuk asuransi akan membawa dampak positif di perusahaan. "Dengan semakin kuatnya jajaran direksi saat ini, kami meyakini IFG dapat mewujudkan cita-cita kami untuk membangun industri keuangan nonbank yang kuat dengan tata kelola yang baik dan prudent," ungkap Rimhalsyah.

Rimhalsyah menjelaskan, pemerintah melakukan pembentukan Holding Perasuransian dan Penjaminan dengan menetapkan BPUI menjadi Perusahaan Induk melalui Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) pada 2020.

Sehubungan dengan pembentukan holding tersebut, berdasarkan surat Kementerian BUMN nomor S-562/MBU/08/2020 tanggal 6 Agustus 2020, Kementerian BUMN telah menyetujui perubahan brand logo BPUI menjadi Indonesia Financial Group (IFG).

Saat ini, IFG beranggotakan sepuluh anak perusahaan, yang terdiri dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, PT Grahaniaga Tata Utama, PT Bahana Kapital Investa, dan PT Asuransi Jiwa IFG.

Berikut susunan jajaran Direksi IFG terbaru:

1. Direktur Utama : Robertus Billitea 

2. Wakil Direktur Utama : Hexana Tri Sasongko

3. Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Umum : Rizal Ariansyah 

4. Direktur Bisnis : Pantro Pander Silitonga

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA