Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Aljazair Tolak Normalisasi Hubungan Diplomatik dengan Israel

Senin 07 Jun 2021 13:55 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune

Foto: EPA
Aljazair menolak hubungan diplomatik dengan Israel selama tidak ada negara Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, ALJIR – Presiden Aljazair Abdelmajid Tebboune mengatakan negaranya tidak akan melakukan normalisasi diplomatik dengan Israel. Hal itu disampaikannya saat diwawancara khusus oleh majalah mingguan Prancis, Le Point.

Dikutip laman Middle East Monitor, Senin (7/6), Tebboune mengungkapkan Aljazair tidak akan melakukan normalisasi dengan entitas Zionis. “(Kami) tidak akan melakukannya (normalisasi) selama tidak ada negara Palestina,” ujarnya.

Baca Juga

Dalam wawancara dengan Le Point, tokoh berusia 75 tahun itu pun mengungkapkan tak akan mencalonkan diri kembali dalam kontestasi pemilihan presiden. Dia menyebut perannya adalah membangun kembali Aljazair beserta konstitusinya dan memastikan negara tersebut menjadi milik semua warga.

Tebboune mengatakan jika dalam pemilu mendatang partai-partai Islam keluar sebagai pemenang, hal itu tak menjadi masalah selama masih sejalan dengan undang-undang dasar republik. "Apakah  politik Islam menghambat perkembangan Turki?" kata dia bertanya.

Tebboune mulai menjabat sebagai presiden sejak Desember 2019. Saat ini, dia pun menjabat sebagai menteri pertahanan Aljazair. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA