Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Akun Watchdoc Diretas di Tengah Maraknya Nobar KPK End Game

Senin 07 Jun 2021 08:01 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Dandhy Dwi Laksono. Akun instagram Watchdoc mengalami peretasan di tengah penayangan film KPK End Game. Prada Ahad (6/6) malam akun Instagram WatchDoc yang merupakan pembuat film KPK End Game namanya diubah menjadi watchwatchwatchhehe.

Dandhy Dwi Laksono. Akun instagram Watchdoc mengalami peretasan di tengah penayangan film KPK End Game. Prada Ahad (6/6) malam akun Instagram WatchDoc yang merupakan pembuat film KPK End Game namanya diubah menjadi watchwatchwatchhehe.

Foto: Facebook
Selain peretasan, panitia nobar KPK End Game di Pontianak mengalami teror.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akun Instagram Watchdoc mengalami peretasan di tengah penayangan film KPK End Game. Pada Ahad (6/6) malam, akun Instagram Watchdoc yang merupakan pembuat film KPK End Game namanya diubah menjadi watchwatchwatchhehe. 

Begitu juga dengan nama profilnya diubah menjadi Dogwatch. Akun tersebut memiliki pengikut berjumlah 108 ribu orang. Kini, unggahan Watchdoc juga dihapus dan sampai saat ini masih mengalami peretasan. 

Pendiri Watchdoc,  Dandhy Dwi Laksono, mengonfirmasi adanya upaya peretasan akun Instagram Watchdoc. Diduga kuat peretasan terjadi karena dalam dua hari terakhir ini, sejak Sabtu (5/6) kemarin, Watchdoc tengah menyelenggarakan nonton bareng film KPK End Game yang di dalamnya mengupas terkait polemik TWK yang menyingkirkan 75 pegawai KPK.

"Akun IG Watchdoc diretas. Bersamaan dengan akun Twitter @KPK_EndGame yang kini telah berhasil dipulihkan," tulis Dandhy dalam akun Twitter-nya @Dandhy_Laksono, Ahad (6/6) malam. 

Selain aksi peretasan oleh orang tak dikenal, kata Dandhy, panitia nonton bareng atau nobar film KPK The End Game di Pontianak juga mendapat teror.

"Panitia nobar di Pontianak diretas dan diteror. Akun IG Watchdoc dirusak. Bahkan, info film @KPK_EndGame2021 jadi sasaran. Tapi, layar sudah terbentang," tulis Dandhy. 

Pada pertengahan Mei lalu, sejumlah aktivis antikorupsi hingga penyidik KPK juga mengalami upaya peretasan karena menyuarakan kejanggalan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang merupakan salah satu syarat dalam alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA