Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Selebritis Beli Klub Bola, Ini Respons Menpora

Senin 07 Jun 2021 00:01 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Muhammad Akbar

Menpora Zainudin Amali.

Menpora Zainudin Amali.

Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
ini karena sepakbola kita mulai dipercaya oleh masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali menilai sepakbola Indonesia saat ini sudah mulai dipercaya lagi oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari makin banyaknya masyarakat baik dari kalangan selebritis dan pengusaha yang ingin investasi dalam klub sepakbola.

"Saya kira ada satu hal yang mendasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar kemudian Gading Martin bahkan ada Sultan Kelantang mau masuk ke sepakbola kita. Setelah saya berdiskusi dengan berbagai pihak, berbagai stakeholder, ini karena sepakbola kita mulai dipercaya oleh masyarakat. Mulai ada trust dari publik kita terhadap sepakbola kita," ujar Zainudin dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (6/6).

Oleh karena itu, dia meminta kepada PSSI sebagai federasi sepakbola untuk terus menjaga kepercayaan publik tersebut.

"Nah ini yang saya pesan kepada federasi kepada teman-teman di PSSI, ini harus dijaga, tidak boleh lagi ada perkelahian antara pemain di tengah-tengah lapangan atau pelatih sampai bertengkar dengan pemain lawan dan sebagainya. Kita hindari betul itu," harapnya.

Bahkan, Zainudin akan mendorong PSSI untuk membuat aturan-aturan yang ketat sehingga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Menurutnya, pengaturan skor menjadi salah satu penyebab masyarakat kurang berminat menyaksikan sepakbola.

"Karena ini akan membuat orang tidak percaya sepakbola Indonesia, orang jadi malas. Nonton saja malas, apalagi ikutan investasi di dalam sepak bola Indonesia," ujarnya.

Zainudin mengeklaim bahwa pemerintah dan PSSI sangat serius dalam memajukan sepakbola nasional. Terlebih saat ini telah ada  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Kedepan, sepakbola nasional akan didorong kea rah industri.

“Sekarang ini mulai ada kepercayaan, kewajiban saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, teman-teman dari PSSI ini harus menjaga. Kalau sepakbola ini bergulir maka industrinya akan hidup bukan hanya merchandise tetapi juga berbagai hal akan muncul. Akan ada inovasi-inovasi di era digital,” katanya.

Selanjutnya, Menpora Amali menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya memperhatikan sepakbola saja. Melainkan semua cabang olahraga terutama yang dipertandingkan dalam olimpiade.

Pasalnya, pemerintah melalui Kemenpora dan stakeholder olahraga tengah menyusun Grand Design Olahraga Nasional dan tengah menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukumnya.

“Jadi kalau cabang olahraga yang lain kita urus melalui Grand Design Olahraga Nasional. Sekarang dalam tahap finalisasi Perpresnya. Jadi itu bahkan Perpres bukan cuma Inpres, Jadi ada Perpres tentang grand design dan itu kita fokus sesuai dengan karakter orang Indonesia karakter fisik dan lain sebagainya yakni cabang-cabang olahraga yang lebih ke akurasi dan teknik,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA