Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Pangandaran Zona Kuning, Aktivitas Wisata Masih Dibatasi

Ahad 06 Jun 2021 17:34 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Suasana kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran (ilustrasi)

Suasana kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran (ilustrasi)

Foto: Republika/Bayu Adji P
Hingga saat ini, kebijakan pembatasan masih berlaku khususnya di objek wisata.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Kabupaten Pangandaran berhasil keluar dari status zona oranye (risiko sedang) penularan Covid-19. Berdasarkan evaluasi terakhir, daerah itu masuk ke zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Suheryana mengatakan, meski status daerahnya sudah zona kuning, tak berarti aktivitas masyarakat kembali seperti semula. Hingga saat ini, kebijakan pembatasan masih berlaku di Kabupaten Pangandaran, khususnya di objek wisata. "Kita masih tetap memberlakukan pengetatan meski sudah masuk zona kuning, termasuk pembatasan di objek wisata," kata dia saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (6/6).

Baca Juga

Menurut dia, status zonasi itu masih dapat berubah. Sebab, status zonasi akan dievaluasi setiap pekan. Karena itu, Suheryana meminta masyarakat, wisatawan, dan pengelola wisata, untuk tetap sama-sama menerapkan protokol kesehatan (prokes). Jika penerapan prokes sudah menjadi budaya, baru pihaknya akan melakukan evaluasi untuk melonggarkan kembali aktivitas wisata. "Sekarang belum akan dilonggarakan. Kalau sudah konstan di zona kuning, kita akan evaluasi lagi," ujar dia.

Suheryana mengatakan, saat ini pengunjung yang datang ke objek wisata masih dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas yang tersedia. Jika pengunjung sudah melebihi kapasitas, objek wisata akan ditutup sementara. Sedangkan pengunjung yang baru datang akan diarahkan ke objek wisata lainnya yang masih sepi. 

Menurut dia, pada akhir pekan ini, kunjungan wisatawan cenderung ramai. Namun, tingkat kunjungan itu masih di bawah kapasitas yang ditentukan. Sementara untuk kasus Covid-19, Suheryana menyeburkan, penambahan harian di Kabupaten Pangandaran masih fluktuatif. "Tapi kecenderungannya menurun," kata dia.

Berdasarkan data hingga Sabtu (5/6), total kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran berjumlah 2.252 kasus. Sebanyak 113 orang masih menjalani isolasi, 2.069 orang telah sembuh, dan 50 orang meninggal dunia.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA