Ahad 06 Jun 2021 19:55 WIB

RSUD Bangkalan Lockdown, Satgas Kerahkan Mobil PCR dan Siagakan RS Rujukan

RSUD Bangkalan Lockdown, Satgas Kerahkan Mobil PCR dan Siagakan RS Rujukan

Rep: jatimnow.com/ Red: jatimnow.com
RSUD Bangkalan Lockdown, Satgas Kerahkan Mobil PCR dan Siagakan RS Rujukan
RSUD Bangkalan Lockdown, Satgas Kerahkan Mobil PCR dan Siagakan RS Rujukan

jatimnow.com - RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, di Kabupaten Bangkalan, Madura tutup alias lockdown hingga 8 Juni 2021 seperti tertulis di dalam surat bernomor: 445/3340/433.102. 1/2021 akibat meningkatnya kasus penyebaran Virus Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim, dr Makhyan Jibril Al Faraby mengatakan lockdown tersebut dilakukan karena pihak rumah sakit kini tidak bisa menampung pasien.

Ia menyebut, sebelumnya banyak dari perawat dan tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar virus Covid-19 hingga meninggal.

"Ya kemarin kan ada tenaga kesehatan yang meninggal jadi akhirnya ditutup sama direktur untuk mencegah penularan," ujar Makhyan Jibril saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (6/5/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, IGD RSUD di Bangkalan Lockdown

Jibril menyebutkan, pihak Satgas Covid-19 Jatim telah menerjunkan beberapa personel bantuan ke Kabupaten Bangkalan bersamaan dengan mobil PCR untuk membantu proses tracing dan swab kepada para nakes di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu.

"Ini sekarang sudah berangkat, mobil PCR untuk melakukan swab dan tracing masal," jelasnya.

"Jadi kan khawatirnya terjadi penularan kepada para nakes, sehingga sekarang dikerahkan mobil PCR dari Rumah Sakit Soetomo itu diberangkatkan dan nanti juga dilakukan tracing juga untuk yang kontak-kontak itu," imbuhnya.

Selain itu, Satgas Covid-19 Jatim bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim telah menyiapkan rumah sakit rujukan yang berada di kota Surabaya.

"Kalau di Surabaya masih lumayan bagus, justru masih lebih longgar. Jatim ini kalau ICU nya itu masih 36 persen sama isolasi biasanya terisi 26 persen. Surabaya ini kemarin terisi 42 persen terus isolasi biasanya terisi 22 persen. Jadi Insya Allah, rumah sakit sekitar sini siap untuk menampung dan sementara nggak bisa merawat pasien baru," jelas Jibril.

Rencananya, ada 6 rumah sakit yang bakal menjadi rujukan di Kota Surabaya. Diantaranya, RSU dr Soetomo, RS Airlangga, RS Haji, RS PHC, RS Bhakti Husada, serta RS Al Irsyad.

"Ada beberapa RS yang ditunjuk, sama Kadinkes Provinsi Jatim dan sudah dikoordinasikan ada," tandasnya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan jatimnow.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab jatimnow.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement