Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Alasan JLNT Casablanca Hanya untuk Mobil dan Road Bike

Ahad 06 Jun 2021 14:14 WIB

Rep: Febryan. A/ Red: Ratna Puspita

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo

Foto: Republika/Flori Sidebang
Sepeda motor dilarang melintas di JLNT Casablanca karena membahayakan pengendara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu-Tanah Abang atau Casablanca yang selama ini hanya digunakan untuk mobil kini juga diperuntukkan bagi pesepeda road bike (sepeda balap) tiap akhir pekan. Namun, kenapa sepeda motor dan sepeda biasa tetap tak boleh melintas di sana? 

Jalan layang setinggi 18 meter itu sejak awalnya memang hanya diperuntukkan bagi mobil. Ketika peresmiannya pada 2013 silam, Gubernur DKI ketika itu Joko Widodo, melarang sepeda motor melintas di sana karena berbahaya lantaran kencangnya embusan angin. 

Baca Juga

Sedangkan Gubernur DKI Anies Baswedan menggelar uji coba road bike di jalan tersebut mulai 23 Mei 2021. Uji coba dilakukan tiap Sabtu dan Ahad pukul 06.00 - 08.00 WIB. 

Saat uji coba road bike, sepeda biasa tak boleh ikutan. Begitu pun sepeda motor dan mobil. Di luar waktu uji coba, tetap hanya mobil yang boleh melintas. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pesepeda biasa atau non-road bike tak diperbolehkan melintas di sana karena sudah dipersiapkan jalur khusus tersendiri. "Yang non-road bike saat ini sudah disiapkan jalur lintasannya di Jalan Sudirman-Thamrin," kata Syafrin di Jakarta, Ahad (6/6). 

Di Jalan Sudirman-Thamrin, kata dia, sudah tersedia jalur sepeda permanen yang dibatasi oleh planter box beton. Ada juga tambahan lajur sepeda sementara atau pop up. "Itu bisa dioptimalkan oleh rekan-rekan penggiat non-road bike," ujarnya. 

Adapun di luar waktu uji coba, lanjut dia, sepeda motor tetap dilarang melintas di JLNT Casablanca karena akan terjadi mix traffic atau percampuran kendaraan. Hal itu akan membahayakan pengendara sepeda motor. 

Pada masa awal uji coba road bike, Syafrin juga sempat menjelaskan alasan pesepeda road bike boleh melintas di JLNT Casablanca. Untuk menghindari bahaya embusan angin kencang, uji coba road bike dilakukan hanya sampai pukul 08.00 WIB.

"Begitu di atas jam 09.00 WIB, di atas jam 10.00 WIB, biasanya angin bertiup kencang. Sebab itu, pilihannya kenapa kami siapkan pagi," kata Syafrin di Jakarta, Ahad (23/5). 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA