Ahad 06 Jun 2021 14:01 WIB

Muslim Bhubaneswar Cari Area Pemakaman Baru

Muslim Bhubaneswar harus mencari area lain untuk menguburkan anggota keluarga

Rep: Andrian Saputra/ Red: Esthi Maharani
Muslim India yang mengenakan masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap virus korona mengangkut jenazah seseorang yang meninggal karena alasan non-covid untuk dimakamkan di sebuah pemakaman di Bengaluru, India, Rabu, 28 April 2021.
Foto: AP Photo/Aijaz Rahi
Muslim India yang mengenakan masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap virus korona mengangkut jenazah seseorang yang meninggal karena alasan non-covid untuk dimakamkan di sebuah pemakaman di Bengaluru, India, Rabu, 28 April 2021.

IHRAM.CO.ID, BHUBANESWAR --- Meningkatnya angka kematian akibat terinfeksi Covid-19 di kota Bhubaneswar, India telah berdampak pada ketersediaan lahan kuburan yang semakin sedikit. Hal itu membuat banyak komunitas Muslim di kota itu harus mencari area lain untuk menguburkan anggota keluarganya bisa yang meninggal.

Seperti dilansir  the new Indian Express pada Ahad (6/6) komunitas Muslim di Bhubaneswar menghadapi masalah karena area pemakaman Satya Nagar semakin berkurang. Masyarakat pun telah meminta agar pemerintah negara bagian memberikan sebidang tanah di dekat Chandrasekharpur atau dekat kantor RTO II untuk pembangunan area kuburan yang baru.

Penyelenggara pemakaman, Musraf Khan mengatakan area pemakaman Satya Nagar telah terbebani karena ada lebih dari 120 jenazah yang dimakamkan dalam dua bulan terakhir di pemakaman itu.

“Karena kami menerima 7 hingga 8 mayat sehari, kuburan sekarang penuh sesak sehingga sangat sulit untuk menguburkan orang yang meninggal”, kata Khan.

Pengelola makam Satya Nagar, Fazal E Elahi mengatakan populasi Muslim saat ini di kawasan BMC sekitar satu lakh. Pada sisi lain banyak masyarakat dari negara bagian lainnya yang juga datang ke Buubaneswar untuk pengobatan Covid dan menguburkan jenazah di di Satya Nagar.

Untuk mengatasi krisis, mereka telah mencari tujuh hingga delapan hektar tanah di lokasi yang disarankan untuk mendirikan kuburan lain dengan fasilitas komunikasi yang layak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement