Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Golkar Klaim Elektabilitas Airlangga Alami Kenaikan 

Ahad 06 Jun 2021 02:35 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan

Ketua DPP Parta Golkar Ace Hasan Syadzily

Ketua DPP Parta Golkar Ace Hasan Syadzily

Foto: Republika/Mimi Kartika
Politikus Golkar klaim elektabilitas Airlangga alami kenaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengomentari elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dalam survei terbaru yang dilakukan Parameter Politik Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, Ace menilai elektabilitas Airlangga alami kenaikan jika dibanding survei lain.

"Ketua umum kami ini masih hebat 0,4 persen, biasanya 0,1 top of mind loh bahkan biasanya tak ada nama Pak Airlangga nggak muncul," kata Ace dalam diskusi hasil survei bertajuk 'Peta Politik Menuju 2024 dan isu Politik Mutakhir' secara daring, Sabtu (5/6).

Baca Juga

Ace mengatakan angka 0,4 tersebut muncul lantaran Airlangga belum mendeklarasikan diri sebagai calon presiden. Ia juga mengatakan, munculnya nama Airlangga dalam top of mind survei tersebut tak lepas dari kerja kader yang mulai mensosialisasikan Airlangga. 

Oleh karena itu keputusan bersedia atau tidaknya Airlangga maju sebagai calon presiden sangat ditentukan kerja-kerja kader Partai Golkar.

"Jadi untuk itu saya tegaskan bahwa kalau ketua umum kami Pak Airlangga dicalonkan menjadi presiden itu merupakan desakan kader dan hasil dari musyawarah nasional 2019 yang lalu. Pak Airlangga sendiri sekarang dalam posisi bagaimana beliau fokus dengan kerja-kerja untuk memastikan agar penanganan covid-19 bisa ditekan sebaik-baiknya sehingga dengan demikian pemulihan ekonomi bisa berlangsung dengan cepat," ucapnya. 

Sebelumnya survei Parameter Politik Indonesia menempatkan Prabowo Subianto diurutan pertama top of mind dengan 16,5 persen. Disusul Ganjar Pranowo 13,8 persen, dan Anies Baswedan 12,1 persen.

Sementara itu elektabilitas Airlangga masih di angka 0,4 persen, sama seperti Hary Tanoesoedibjo dan Gibran Rakabuming. Sementara 23,9 persen responden tidak menjawab.

Untuk diketahui survei Parameter Politik Indonesia diikuti oleh 1.200 responden dengan metode telepolling menggunakan kuesioner. Margin of error survei sebesar +- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 23-28 Mei 2021. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA