Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

China Kecam AS atas Perintah Eksekutif Biden

Sabtu 05 Jun 2021 10:47 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nidia Zuraya

Bendera Cina-Amerika

Bendera Cina-Amerika

Foto: washingtonote
Joe Biden melarang investasi puluhan perusahaan China di AS.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Pemerintah China mengecam Amerika Serikat (AS) atas keputusan untuk memasukkan sejumlah perusahaan dari negara itu dalam daftar hitam (black list). Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden melarang investasi puluhan perusahaan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Jumat (4/6) mengatakan bahwa keputusan itu menggeneralisasi konsep keamanan nasional, menyalahgunakan kekuasaan negara dan secara tidak hati-hati menekan dan membatasi perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga

Biden menandatangani perintah eksekutif pada Kamis (3/6) yang memasukkan puluhan perusahaan China dalam daftar hitam serta melarang entitas AS berinvestasi di perusahaan tersebut. Wang mengatakan apa yang dilakukan Amerika merusak aturan dan ketertiban pasar. 

“China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China,” ujar Wang, dilansir China.org, Sabtu (5/6).

Wang juga menyebut bahwa ini merugikan hak dan kepentingan sah perusahaan China, serta investor global, termasuk dari AS. Ia mendesak Pemerintah AS untuk menarik perintah itu dan memberi perusahaan-perusahaan China lingkungan bisnis dan investasi yang adil dan tidak diskriminatif.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA