Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Agnelli: Liga Super Eropa itu Bukan Kudeta

Sabtu 05 Jun 2021 07:54 WIB

Red: Agung Sasongko

Presiden Juventus Andrea Agnelli

Presiden Juventus Andrea Agnelli

Foto: EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI
Andrea Agnelli mengatakan Liga Super Eropa bukanlah kudeta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Liga Super Eropa dan Ketua Juventus Andrea Agnelli menyebut rencana Liga Super Eropa bukanlah kudeta melainkan salah satu cara dalam menyelamatkan industri sepak bola yang secara dramatis terpukul pandemi Virus Corona.  

"Liga Super itu bukan kudeta, melainkan pekikan peringatan setengah mati terhadap sistem yang diakui atau tidak, tengah menuju kepada kebangkrutan," kata Agnelli dalam konferensi pers yang diadakan sebagai perpisahan untuk Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici, Jumat (4/6).

Baca Juga

"Selama bertahun-tahun saya berusaha mengubah kompetisi Eropa dari dalam, karena petunjuk adanya krisis itu jelas sekali bahkan sebelum pandemi," ujar Agnelli pula.

Juventus, Barcelona, dan Real Madrid menjadi tiga dari 12 klub yang masih bertahan. Ke-12 klub adalah klub-klub yang menandatangani proyek liga sempalan ini April lalu, tapi kemudian gagal total, setelah enam klub Inggris ditambah Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid mengundurkan diri dari proposal itu.

Tidak seperti Liga Champions di mana semua tim harus lolos dari liga domestik, tim-tim pendiri Liga Super Eropa memastikan tempatnya tak terjamah setiap tahun dalam kompetisi baru ini.Liga Super Eropa sesumbar bahwa liga ini akan mengerek pendapatan klub-klub top, untuk kemudian membuat mereka bisa menyalurkan keuntungan kepada yang lainnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA