Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Airlangga Pastikan Kartu Prakerja Berlanjut Semester II 2021

Jumat 04 Jun 2021 16:23 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Kartu Prakerja (ilustrasi)

Kartu Prakerja (ilustrasi)

Foto: republika
Program Kartu Prakerja diklaim berhasil melahirkan wirausaha baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memastikan Program Kartu Prakerja akan berlanjut pada semester kedua tahun ini. Sebelumnya, Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja masih menunggu arahan dan kepastian dari pemerintah. 

"Tahun ini peserta program Kartu Prakerja kira-kira 8,2 juta dan ini sudah jalan semester satu 2,7 juta dan ini akan dilanjutkan pada semester kedua," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dikutip Youtube Kemenko Perekonomian, Jumat (4/6).

Baca Juga

Dia melanjutkan saat ini program Kartu Prakerja berhasil melahirkan para wirausaha. Hal ini pun diharapkan bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari pandemi Covid-19.

"Kami berharap seluruh penerima Prakerja bisa menjadi calon usahawan kecil dan menengah. Jadi graduasi kartu Prakerja menjadi wiraswasta-wiraswasta baru dan ini ada di seluruh Indonesia sehingga bisa membantu menyelamatkan ekonomi Indonesia," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menuturkan para alumni Kartu Prakerja juga dinilai konsisten karena mengikuti program pelatihan dari awal hingga selesai. Meski di tengah pandemi, para alumni berhasil menyelesaikan program pelatihan dengan baik.

"Di tengah ketidakpastian dan tantangan, bersedia tetap belajar dan punya daya tahan untuk mengikuti tes sampai selesai," tutur Airlangga.

"Setelah lolos, ada banyak pelatihan yang disediakan dan bisa dipilih sesuai minat dan kebutuhan individu. Tadi ada yang ikut empat-lima pelatihan, menghabiskan dana pelatihan, kemudian memilih untuk memulai usaha," lanjutnya.

Menurut dia, banyaknya para wirausaha merupakan sesuatu yang diharapkan pemerintah. Sebab situasi pandemi dibutuhkan SDM yang memiliki banyak skill, yang hanya bisa dicapai dengan pembelajaran secara terus-menerus.

"Jadi, terima kasih. Sekali lagi kami ucapkan selamat dan pemerintah akan terus mendorong agar usahanya bisa meningkat," pungkas Airlangga.

Salah satu alumni Kartu Prakerja gelombang 2, Andri Dwiko Putra, mengatakan pelatihan yang diikutinya sangat bermanfaat. Menurutnya, usaha yang dia jalani saat ini mulai mengalami perbaikan setelah mengikuti pelatihan Prakerja.

"Saya mengikuti pelatihan itu biar usaha saya semakin besar. Sebelum ikut Prakerja saya cuma bisa ngirim ke 10 warung, setelah ikut, sekarang warung yang jadi langganan saya sudah ada 300", jelas Andi.

Peserta Kartu Prakerja yang lolos akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50.000 tiga kali.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA