Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Jelang PON XX, Polda Papua Giatkan 'Binmas Noken'

Kamis 03 Jun 2021 22:38 WIB

Red: Bayu Hermawan

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri.

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri.

Foto: Antara
Kegiatan Binmas Noken untuk menepis isu yang bisa menganggu kelancaran PON XX.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, mengatakan menjelang PON XX yang akan dilaksanakan tanggal 2-15 Oktober mendatang, Polda Papua mempersiapkan konsep operasi penggalangan dengan menggiatkan program "BinmasNoken".

"Polda Papua saat ini mempersiapkan konsep operasi penggalangan dengan mengedepankan 'BinmasNoken'mengingat pelaksanaannya (PON) tinggal 160 hari," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri di Jayapura, Kamis (3/6).

Baca Juga

Konsep Binmas Noken adalah perpaduan kata dari konsep Binmas sebagai satuan pada fungsi operasional kepolisian dan konsep Noken. Noken, tas tradisional yang bagi orang Papua adalah simbol martabat dan peradaban serta kehidupan. 

Tujuan Binmas NokenPolri adalah untuk lebih banyak mendengar permintaan, keinginan dan harapan masyarakat Papua. Menurut Mathius Fakhiri, digalakkannya program Binmas Noken guna menepis isu yang bisa mengganggu kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaannya PON.

Berbagai konsep saat ini sedang disiapkan guna menepis isu-isu yang berkaitan tentang Papua. Dalam pelaksanaan Binmas Noken itu, Polda Papua akan menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama dan Pemda agar citra Papua memang aman dan damai.

"Wartawan diminta menyajikan berita-berita yang soft sehingga Papua tidak selalu terdengar adanya gangguan bersenjata tetapi situasinya kondusif, " kata Fakhiri.

Papua saat ini tengah menyiapkan diri menjadi tuan rumah PON 2021. Tiga kabupaten dan satu kota menjadi lokasi pelaksanaan PON XX di Papua yaitu Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Kabupaten Mimika.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA