Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Orang Bangun Pagi Lebih Sukses, Jangan Geser Alarm Terus

Kamis 03 Jun 2021 15:53 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Jangan perpanjang alarm waktu bangun. Kebiasaan bangun tidur lebih pagi memiliki sejumlah manfaat baik bagi kesehatan.

Jangan perpanjang alarm waktu bangun. Kebiasaan bangun tidur lebih pagi memiliki sejumlah manfaat baik bagi kesehatan.

Foto: PxHere
Biasakan bangun di jam yang sama setiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anda ingin lebih sukses dan sehat? Rutinitas di pagi hari bisa memengaruhinya.

Sebuah penelitian yang dilakukan pakar biologi dari University of Education in Heidelberg, Jerman, Prof Christoph Randler, menemukan orang-orang yang memaksimalkan waktu paginya lebih proaktif. Dengan begitu, mereka memiliki karier yang lebih baik dalam kehidupan profesionalnya.

Dalam kaitannya dengan kesehatan, penelitian mengungkapkan bahwa orang yang sehat terlibat dalam aktivitas kesehatan yang rutin dan pagi hari adalah waktu yang tepat untuk membangun rutinitas kehidupan sehat. Pagi hari bermanfaat untuk menanamkan kebiasaan baru yang baik dan memulai hari dengan kebiasaan baik akan memotivasi seseorang membuat tindakan baik selanjutnya.

Psikolog dan Co-founder dari TigaGenerasi, Saskhya Aulia mengajak untuk mengawali kegiatan dengan bangun pagi. Ia juga menyarankan untuk membiasakan bangun di jam yang sama setiap hari.

Baca Juga

"Jangan pula memulai hari dengan memegang ponsel serta hindari memperpanjang alarm waktu bangun," kata Saskhya.

Menurut Saskhya, bangun pagi memiliki berbagai manfaat, yaitu pola pikir lebih positif, manajemen emosi lebih baik, dan lebih sehat secara fisik dan mental. Ia mengungkapkan, rutinitas pagi diperlukan sehingga Anda mempunyai waktu yang tenang untuk diri sendiri.

Hal ini juga memudahkan Anda membuat perencanaan dan persiapan hari. Saskhya mengingatkan untuk membiasakan merencanakan kegiatan sehari sebelumnya dan menyusun target.

"Jangan melakukan kegiatan yang tergesa-gesa," ujar Saskhya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA