Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Pemkab Garut Ingin RA Lasminingrat Jadi Pahlawan Nasional

Kamis 03 Jun 2021 15:40 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Hiru Muhammad

Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik  Panitia Pengusung Raden Ayu Lasminingrat, Kamis (3/6).

Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik Panitia Pengusung Raden Ayu Lasminingrat, Kamis (3/6).

Foto: diskominfo garut
Pengusungan RA Lasminingrat menjadi pahlawan nasional sedang dalam proses diuji

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan kembali mengusung Raden Ayu Lasminingrat untuk menjadi pahlawan nasional. Salah satu pahlawan yang berasal dari Kabupaten Garut dinilai memiliki jasa besar dalam sejarah Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan kepada kaum perempuan. 

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pengusungan itu melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Garut. Bahkan, Pemkab Garut juga telah membentuk Panitia Pengusung RA Lasminingrat.

"Tentunya saya menaruh perhatian yang cukup serius terhadap tokoh-tokoh Kabupaten Garut untuk menjadi dan mendapatkan penghargaan secara nasional. Kami yakin beberapa orang yang kita ajukan sebagai pahlawan nasional mempunyai dasar, dan dasar itu adalah kelayakan dan kepantasan yang bersangkutan," kata dia, Kamis (3/6).

Menurut dia, pengusungan RA Lasminingrat menjadi pahlawan nasional saat ini tengah dalam tahap proses permohonan untuk diuji sebagai calon pahlawan nasional. Ia meyakini, RA Lasminingrat mempunyai jasa yang besar terutama untuk kaum perempuan di Kabupaten Garut, khususnya di bidang pendidikan yang setara. 

“Saya yakin bahwa ibu RA Lasminingrat mempunyai jasa yang besar terhadap kehidupan terutama kaum wanita Kabupaten Garut. Beliau mempunyai empati yang luar biasa terhadap pendidikan yang setara,” kata dia.

Sebelumnya, RA Lasminingrat pernah diusulkan sebagai pahlawan nasional pada 18 Juli 2007. Namun pada 29 Desember 2010, Kementerian Sosial menyebutkan pengajuan Lasminingrat menjadi pahlawan nasional ditunda lantaran ada beberapa data yang harus dilengkapi.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA