Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Kisah Bung Karno dan Mitos Budaya Jawa

Kamis 03 Jun 2021 09:53 WIB

Red: Agung Sasongko

Talkshow BKN PDIP

Talkshow BKN PDIP

Foto: istimewa
Soekarno pada masa kecil sering sakit-sakitan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada otobiografinya, Sukarno pernah merefleksikan masa kecilnya dan memaknainya sendiri. Tanda beliau sebagai calon orang besar sudah sudah tampak sejak kelahirannya. Bahwa dalam kepercayaan orang Jawa seorang bayi yang terlahir berbarengan dengan kejadian tertentu bisa di dibaca garis nasibnya. 

Hal ini diungkapkan oleh Roso Daras, seorang wartawan senior dan penulis buku “Total Bung Karno”, pada acara talkshow dan music yang digelar oleh Badan kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuangan pada Rabu (2/6).

“Bung Karno lahir bersamaan dengan meletusnya Gunung Kelud, dimaknai sebagai akan lahirnya calon orang besar. Yang kedua ia lahir pada saat fajar merekah, itu pula yang membuat ia dijuluki sebagai putra sang fajar, pada masyarakat jawa kalau ada bayi yang lahir saat fajar merekah takdirnya usdah ditentukan,” jelas Daras dalam keterangan persnya.

Soekarno pada masa kecil sering sakit-sakitan. Ia pernah menderita penyakit berturut-turut, seperti tifus, disentri, dan malaria yang berujung pada penggantian namanya dari Kusno menjadi Karno. 

Penggantian nama Kusno menjadi Karno pun memberi satu mitos dalam diri Soekarno kecil tentang dirinya sebagai calon pejuang dan pahlawan bangsanya. Karno (Karna) merupakan nama seorang tokoh pewayangan putra Kunti yang berpihak pada Kurawa demi balas budi dan kewajiban membela negara yang menghidupinya.

Dalam mahabharata, dikisahkan bahwa Karno adalah satu raja Adipati dari kerajaan ngawangga. Tokoh ini di gambarkan masih memiliki hubungan darah dengan kelima tokoh Pandawa. Pemberani dan memiliki kemauan yang keras, demikian sifat karakter ini. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA