Kamis 03 Jun 2021 01:25 WIB

KJRI Guangzhou Ingatkan WNI Peningkatan Kasus Covid

WNI diminta tak berkunjung ke daerah dengan risiko tinggi.

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)
Foto: EPA/CDC
Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Konsulat Jenderal RI di Guangzhou, China, mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia di Ibu Kota Provinsi Guangdong itu untuk mewaspadai meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. WNI diminta tak berkunjung ke daerah dengan risiko tinggi.

"Hindari kunjungan ke daerah medium atau high risk, khususnya di area sekitar Liwan," demikian imabauan KJRI Guangzhou yang diterima Antara di Beijing, Rabu.

Baca Juga

KJRI juga mengimbau WNI untuk mengikuti tes PCR jika diinstruksikan satgas anti-epidemi setempat."Monitor status aplikasi kartu kesehatan," demikian KJRI.

Jika status di aplikasi yang bisa diunduh dari telepon selular itu masih hijau, maka diperbolehkan menggunakan transportasi publik.Namun jika statusnya kuning, maka kemungkinan pernah mengunjungi area berisiko atau belum melakukan tes usap sehingga tidak diizinkan menggunakan kendaraan umum.

Beberapa distrik di Guangzhou dan Foshan ditutup total (lockdown) untuk mencegah meluasnya Covid-19 varian terbaru.Salah satu stadion di Guangzhou disulap menjadi area sementara tes massal PCR yang mampu menampung 120.000 orang per hari.

Beberapa pusat keramaian, termasuk sekolah di Guanzhou dan Foshanjuga ditutup.Bandar Udara Internasional Baiyun di Guangzhou sempat membatalkan 30 persen jadwal penerbangan, baik domestik maupun internasional.Pada Senin (31/5), Provinsi Guangdong melaporkan 10 kasus domestik dan dua kasus tanpa gejala.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement