Rabu 02 Jun 2021 17:38 WIB

Mesir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Perumahan di Gaza

Perumahan itu akan diawasi dan didanai oleh Mesir.

Mesir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Perumahan di Gaza. Mahmoud Al-Masri, 14, berdiri untuk potret di kamar tidurnya yang rusak ketika serangan udara menghancurkan gedung tetangga sebelum gencatan senjata yang menghentikan perang 11 hari antara penguasa Hamas Gaza dan Israel, Rabu, 26 Mei 2021 , di Beit Hanoun, Jalur Gaza.
Foto: AP/John Minchillo
Mesir Letakkan Batu Pertama Pembangunan Perumahan di Gaza. Mahmoud Al-Masri, 14, berdiri untuk potret di kamar tidurnya yang rusak ketika serangan udara menghancurkan gedung tetangga sebelum gencatan senjata yang menghentikan perang 11 hari antara penguasa Hamas Gaza dan Israel, Rabu, 26 Mei 2021 , di Beit Hanoun, Jalur Gaza.

IHRAM.CO.ID, GAZA -- Kepala intelijen Mesir Abbas Kamel dan kepala kelompok perlawanan Palestina Hamas di Gaza Yahya Sinwar meletakkan batu pertama untuk membangun lingkungan perumahan di Jalur Gaza, Senin (1/6).

Lingkungan itu akan diawasi dan didanai oleh Mesir. Peletakan batu pertama itu dilakukan bertepatan dengan kunjungan Kamel ke Gaza untuk membahas gencatan senjata antara Israel dan Hamas serta rekonstruksi kota setelah agresi Israel.

Baca Juga

Kamel yang didampingi Sinwar dan sejumlah pemimpin Hamas lainnya melakukan kunjungan inspeksi ke lokasi pembangunan lingkungan perumahan. Lokasinya terletak di Kotamadya Al Zahra.

Kamel tidak membuat pernyataan apa pun selama kunjungannya. Sementara itu, dalam sebuah pernyataan pers, Sinwar mengatakan banyak lingkungan perumahan akan didirikan di berbagai bagian Gaza di masa depan untuk memperluas generasi muda yang kehilangan hak untuk hidup dan mulai kehilangan harapan hidup akibat blokade Israel.

Pada Senin, Kamel tiba di Jalur Gaza untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Hamas. Kamel, yang tiba di wilayah Palestina pada Ahad, juga akan bertemu dengan para pemimpin faksi Palestina lainnya.

Pada Ahad, Kamel bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membicarakan gencatan senjata di Gaza antara Hamas dan Israel dan rekonstruksi wilayah Palestina.

Gencatan senjata atas mediasi Mesir yang berlaku sejak dini hari tanggal 21 Mei mengakhiri serangan Israel selama 11 hari di Jalur Gaza. Serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat menewaskan sedikitnya 289 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dan meninggalkan jejak kehancuran. Pusat kesehatan dan kantor media serta sekolah menjadi sasaran serangan.

https://www.aa.com.tr/id/dunia/mesir-akan-bangun-lingkungan-perumahan-di-gaza/2260053

sumber : Anadolu Agency
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement