Rabu 02 Jun 2021 12:54 WIB

Shin Puji Pelatih Thailand Jelang Kualifikasi Piala Dunia

Nishino mampu menembus 16 besar Piala Dunia 2018 saat masih menangani Jepang.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Foto: EPA-EFE/KHALED ELFIQI
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memuji juru taktik Thailand Akira Nishino menjelang pertemuan kedua tim di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, 3 Juni 2021. Dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (2/6), Shin mengapresiasi kemampuan Nishino yang mampu menembus 16 besar Piala Dunia 2018 saat masih menangani timnas Jepang.

"Dia pelatih yang baik dan sangat berpengalaman," ujar Shin.

Pria asal Korea Selatan itu sejatinya juga terlibat di Piala Dunia 2018, tetapi timnas Korsel yang dilatihnya tak mampu menembus babak grup meski mampu menaklukkan Jerman 2-0 pada laga pamungkas.

Di level klub, Shin sempat bersua Nishino di Liga Champions Asia 2010. Ketika itu, klub besutan Shin, Seongnam Ilhwa, berhasil menundukkan Gamba Osaka yang diasuh Nishino dengan skor 1-0. Namun, bagi Shin, satu pertandingan tersebut tidak berarti apa-apa.

"Itu sudah sangat lama. Saat ini kami berjumpa antarnegara. Untuk itu, saya mau pemain fokus untuk mendapatkan kemenangan," ujar laki-laki berusia 50 tahun itu menjelaskan.

Timnas Indonesia tidak memiliki catatan yang baik saat berlaga kontra Thailand setidak-tidaknya dalam 10 tahun terakhir. Kemenangan skuad Garuda terakhir kali dipetik pada 2016 saat Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 pada leg pertama final Piala AFF 2016 di Jakarta.

Timnas Indonesia akan menghadapi tiga laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Asia 2022 zona Asia pada 3-11 Juni 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab. Skuad Garuda akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam pada 7 Juni, dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021.

Di Dubai, Evan Dimas dan kawan-kawan sudah menjalani dua laga uji coba, yakni kontra Afghanistan dan Oman, dengan hasil selalu kalah masing-masing skor 2-3 dan 1-3.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement