Rabu 02 Jun 2021 05:02 WIB

Malaysia Bantu Salurkan Dana Bantuan untuk Warga Gaza

Malaysia mulai kampanye untuk membantu warga Palestina

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani
Pendukung rakyat Palestina
Foto: AP/Jose Luis Magana/FR159526 AP
Pendukung rakyat Palestina

IHRAM.CO.ID, KUALA LUMPUR – Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein mengumumkan dimulainya kampanye lebih besar untuk membantu warga Palestina di Jalur Gaza. Terkait hal itu, Pemerintah Malaysia membentuk Dana Perwalian Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina (AAKRP) guna membantu badan dan organisasi menyalurkan dana yang telah mereka galang.

“Setelah kampanye penggalangan dana Anda berakhir, tetapi Anda tidak yakin bagaimana menyalurkan dana Anda ke Palestina, kami, Kementerian Luar Negeri ada di sini untuk membantu. Melalui AAKRP, kami akan langsung mentransfer dana Anda kepada mereka yang membutuhkan,” kata Hishammuddin saat meluncurkan kampanye penggalangan dana Masyarakat Bulan Sabit Merah Malaysia (MRCS) bertema “Aid for Palestine” secara virtual, Selasa (1/6), dilaporkan Bernama.

Acara itu turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Datuk Kamarudin Jaffar, Duta Besar Palestina untuk Malaysia Walid Abu Ali, Ketua Nasional MRCS Tan Sri Tunku Puteri Intan Safinaz Almarhum Sultan Abdul Halim dan Presiden Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina Dr Younis Al Khatib. Dana yang dikumpulkan MRCS akan langsung disalurkan ke Bulan Sabit Merah Palestina melalui AAKRP.

Hishammuddin berharap MRCS akan berhasil memenuhi targetnya, yakni mengumpulkan 1 juta ringgit pada akhir bulan ini. “Ini baru permulaan, dan saya berharap lebih banyak organisasi yang bekerja sama dengan kami di Kementerian untuk menyalurkan dana secara efektif dan aman ke Palestina,” ucap Hishammuddin.

Dia menekankan upaya saat ini bukan hanya simbolis. “Ini mewakili dukungan konsisten kami dan tekad Malaysia untuk membantu meringankan penderitaan saudara-saudari kami di Palestina,” ujarnya.

Dia berterima kasih kepada MRCS karena telah menyumbangkan dana 30 ribu dolar AS ke AAKRP. Menurutnya, setelah gencatan senjata Israel-Hamas tercapai, fokus yang mesti dilakukan adalah menyediakan bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza, termasuk memulai upaya rekonstruksi. “Misalnya, Malaysia siap untuk terlibat dan mendukung inisiatif apa pun dengan mitra kami untuk membangun kembali satu-satunya laboratorium pengujian Covid-19 di Gaza,” kata Hishammuddin.

Selama menggempur Gaza pada 10-21 Mei lalu, Israel tak hanya membunuh lebih dari 270 warga di sana. Ia pun menghancurkan berbagai bangunan vital, termasuk satu-satunya laboratorium Covid-19 yang dimiliki Gaza. (Kamran Dikarma)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement